Latest Post

Hari Senin tanggal 4 April 2016 Ujian Nasional telah dilaksanakan untuk SMA/SMK/MA. Ini menandakan sebulan lagi siswa siswi yang duduk di SMP/MTS segera mengikuti Ujian Nasional yang akan dilaksanakan pada Senin, 9 Mei 2016.

Untuk SMP ada 4 mata pelajaran yang wajib di ujiankan yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris, Matematika dan IPA.

SMP Bina Amal Semarang telah menyiapkan diri agar UN dapat dilaksanakan dengan lancar tanpa kendala apapun. UN dapat berjalan dengan tertib dan siswa dapat mengikuti UN dengan baik sehingga memperoleh hasil yang memuaskan.

Peralatan makanan dan minuman yang higienis atau BPA Free adalah pilihan utama bagi orang tua sebelum membelinya agar anak-anak mereka tidak mengalami kejadian-kejadian yang tidak di inginkan, seperti keracunan yang disebabkan bahan-bahan yang terkandung dalam peralatan tersebut. Padahal sebenarnya, cara mengenali mana peralatan makan dan minuman yang sehat itu sangat mudah.

Tips Aman Memilih Peralatan Makan untuk Anak
Kekhawatiran para orang tua akan kandungan BPA atau Bisphenol A dalam peralatan makan, minum dan botol plastik membuat mereka harus mencari alternatif yang aman. Ada beberapa ciri yang dapat mudah dikenali oleh Anda untuk mengetahui peralatan yang akan Anda beli mengandung BPA atau tidak. Berikut ciri-cirinya:
 Lihatlah bagian bawah gelas, piring plastik, botol plastik atau mangkok.
Akan ada segitiga yang berbentuk dengan panah yang berisi nomor. Nomor yang ada pada bagian ini adalah kode tujuan daur ulang untuk memberitahukan kepada Anda jenis plastik tersebut. Jika menunjukan angka 7 atau tanda huruf “PC”, maka peralatan tersebut mengandung BPA.
Pilihlah warna dari perlengkapan makan plastik yang tidak berwarna terang atau pudar.
BPA digunakan untuk membuat plastik menjadi lebih keras dan bening / berwarna terang. Plastik yang terlihat pudar dan tidak bening berarti sudah terbebas dari BPA dan aman digunakan untuk keperluan peralatan makan dan minum sehari-hari untuk si anak.

Jadikan peralatan makan dan minum berdasar bahan melamin.
Melamin adalah jenis plastik yang berbeda dengan plastik yang lain dan merupakan sebuah alternatif yang sangat aman dengan jenis plastik lainnya. Melamin terbuat dari bahan-bahan daur ulang dan dapat kembali digunakan sebagai bahan daur ulang. Namun, yang terpenting adalah melamin tidak membuat BPA bocor dan larut ke dalam minuman atau makanan.
Sumber : tonfeb.com

Anak Anda susah makan sayur? Jika iya, mungkin Anda adalah salah satu dari sebagian besar para ibu yang mengalami masalah tersebut. Membuat anak-anak mau makan sayuran memang hal yang cukup sulit dan berat.

Namun, bukan berarti Anda harus menyerah. Jika Anda punya cara yang kreatif dan unik, buah hati Anda akan mau makan sayuran dengan senang hati tanpa ada paksaan sedikit pun. Mau tahu bagaimana caranya? Berikut 10 trik untuk membuat anak Anda mau makan sayuran yang dikutip dari Mag for Women.

1. Jadilah kreatif.
Untuk membuat buah hati Anda mau makan sayuran, Anda harus kreatif dalam mengatur menu makanan mereka. Caranya, buatlah menu mereka menyerupai tokoh kartun kesukaan mereka, burung Angry Birds misalnya. Dengan begitu, perhatian anak Anda akan tertuju pada makanan tersebut. Ceritakan pula mengapa tokoh kesukaannya tersebut bisa ada di menu makanannya agar lebih dramatis.

2. Mintalah mereka meminum sayuran.
Seringkali anak-anak menghindari sayuran karena mereka beralasan jika mengunyah sayuran itu membosankan. Cara terbaik untuk mengatasinya adalah mintalah mereka memakan sayur dengan cara yang berbeda.

Caranya mudah, tuangkan sup sayuran ke dalam gelas minum yang mewah. Biarkan mereka meminumnya seperti biasa mereka lakukan. Meskipun mereka tidak akan mendapatkan banyak serat yang mereka butuhkan dari minum sayuran, tapi itu lebih baik kan daripada tidak sama sekali?

3. Berikan sayuran sebagai makanan pembuka.
Ketika Anda menyiapkan makan malam, taruhlah beberapa wortel, mentimun dan seledri di piring mereka. Mintalah mereka untuk memakannya. Pada saat anak merasa sangat lapar, mereka tidak akan mempedulikan apa yang mereka makan. Jadi, manfaatkan momen tersebut.

4. Beri mereka pilihan.
Masukan wortel, brokoli, tomat dan sayuran lainnya dalam gaya prasmanan dan biarkan mereka memilih apa yang mereka sukai. Anak-anak suka memilih dan membuat keputusan seperti orang dewasa. Ketika Anda membiarkan mereka untuk membuat pilihan, mereka akan senang untuk memakannya.

5. Biarkan mereka membuat karya seni.
Anak-anak suka bermain dengan warna. Jadi tawarkan mereka sayuran dalam berbagai bentuk, ukuran dan warna. Kemudian beritahu mereka untuk membuat karya seni dari sayuran di piring mereka. Dengan cara ini, mereka akan memakan sayuran karya mereka sendiri.

6. Libatkan mereka saat memasak.
Libatkan mereka di dapur saat Anda memasak. Mintalah mereka mencuci sayuran, mengaduk atau apapun yang mereka bisa lakukan. Mereka akan bersemangat untuk mencoba semua masakan yang mereka masak.

7. Menyembunyikan sayuran dalam makanan lain.
Jika semua ide di atas gagal, tumbuk sayuran dan tambahkan ke makanan lain. Anak Anda tidak akan menyadari jika mereka telah memakan sayuran.

8. Tambahkan saus pada salad.
Terkadang Anda perlu menambahkan saus kesukaan anak Anda pada salad yang Anda buat. Minta mereka berkreasi dengan saus pada sayuran mereka.

9. Dorong mereka untuk bercocok tanam sayuran.
Cara ini tidak hanya akan mengajarkan mereka berkebun dan merawat lingkungan, tetapi mereka juga akan senang memakan apa yang telah mereka tanam.

10. Didiklah mereka tentang manfaat sayuran.
Katakan kepada mereka alasan mengapa sayuran baik untuk kesehatan. Jika perlu buatlah diagram tubuh agar presentasi Anda terlihat menarik. Setelah itu, mintalah jenis sayuran tertentu untuk ditempel pada bagian tubuh yang membutuhkan sayuran tersebut. Sebagai contoh, setelah makan wortel, mintalah mereka menempelkan stiker pada mata.
Sumber : tonfeb.com

Perpustaakan merupakan salah tempat terbaik untuk membaca. Bina Amal menyediakan berbagai buku yang menunjang siswa siswi dalam kegiatan belajar mengajar. Tidak hanya buku pelajaran, Bina Amal menyediakan berbagai buku pengetahuan umum.

Perpustakaan menyimpan sejuta ilmu. Seperti pepatah mengatakan buku adalah jendela dunia. Diharapkan siswa siswi mengisi waktu luang dengan membaca. Melatih sejak dini untuk membaca.

Perpustakaan bermanfaat apabila benar-benar mempelancar pencapaian tujuan proses belajar mengajar di sekolah. Indikasi manfaat tersebut tidak hanya berupa tingginya prestasi siswa siswi, tetapi lebih jauh lagi antara lain adalah siswa siswi mampu mencari, menemukan, menyaring dan menilai informasi. Siswa siswi telah terlatih kearah tanggung jawab, mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan sebagainya secara terinci

Galeri foto :









MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget