Latest Post



Jumat (27/10/17), sejumlah 15 siswa SDIT Bina Amal berkesempatan unjuk gigi di depan Walikota Semarang, Bapak Hendrar Prihadi dan tamu undangan lainnya dalam rangka memperingati Hari Pangan Nasional yang diselenggarakan di Balaikota Semarang.

Kelima belas siswa tersebut seluruhnya berasal dari kelas 5 bersama siswa dari sekolah lain terpilih untuk mengisi acara peringatan tersebut dengan menari dan menyanyikan jingle B2SA (Beragam Bergizi Seimbang dan Aman) yang berisi ajakan untuk makan makanan bergizi dari negeri sendiri.

Selain jingle B2SA, mereka juga menyanyikan lagu Gambang Semarang, Laskar Pelangi, dan Aku Bisa. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan diakhiri makan bersama.


Yups... Hanun Dzatirrajwa yang tempo hari pergi ke Jepang untuk mengikuti International Exhibition Young Inventors (IEYI 2017) dan mendapatkan medali perak plus penghargaan dari Rusia, kini ia berhasil lolos serta berkesempatan ke Bogor mengikuti Apresiasi Sastra Siswa Sekolah Dasar selama 4 hari. Tidak hanya Hanun, Aisyah Nurul Azizah yang tahun lalu juga lolos Lomba Menulis Cerpen Kategori Pemula, tahun ini ia lolos lagi, pada lomba yang sama dengan kategori Penulis.

Setelah Lolos, Kemudian Ngapain Lagi? Tempo hari panitia #SATUDEKADEKPCI sudah mengumumkan siapa saja peserta yang lolos untuk kemudian menghadiri acara Apresiasi Sastra Sekolah Dasar dan Konferensi Penulis Cilik Indonesia 2017.

Acara yang bertajuk Satu Dekade KPCI ini dilaksanakan selama 4 hari. Mulai tanggal 26 s/d 29 Oktober 2017 bertempat di Hotel Bogor Icon and Convention, Jalan Raya Baru No. 1, Bukit Cimanggu City, Cibadak, Kota Bogor.

Tahun ini Apresiasi Sastra Siswa SD dan KPCI dihadiri oleh lebih dari 165 anak terpilih dari 20 Provinsi di Indonesia pada bidang lombanya masing-masing.

Ada yang tau gak mereka ngapain aja di acara itu?
Hmm... Kegiatan selama 4 hari itu seru, karena akan banyak teman disana, mendapatkan ilmu dari para penulis terkenal, bermain bersama, mengikuti acara dinas pendidikan nasional dan tentunya mengikuti final lomba menulis cerita pendek. Jadi, konon katanya 😊, mereka akan dilombakan lagi dengan mengarang dan menulis cerita pendek sesuai dengan tema yang ditentukan panitia. Wah.. susah juga ya..

Yuk kita doakan semoga Hanun dan Aisyah diberikan kemudahan, kelancaran, kesehatan dan keberhasilan ya teman-teman...
Aamiiin...



Ayah Bunda, memiliki anak yang soleh dan berbakti pada orangtua adalah dambaan kita semua. Sebaliknya, kita tidak ingin memiliki anak-anak yang durhaka.

Patut kita sadari bahwa orangtua memiliki andil besar dalam membentuk tabiat anak. Bahkan sikap orangtua dalam berinteraksi dengan anak-anak akan membentuk prilaku anak. Dengan kata lain, anak menjadi soleh atau durhaka sangat dipengaruhi oleh sikap orangtuanya terhadap mereka.

Salah satu sikap orangtua yang harus kita hindari adalah bersikap tidak adil kepada anak-anak kita. Jika kita memiliki anak lebih dari satu ada kemungkinan hati kita lebih cenderung kepada salah satu dan lebih mengasihinya dibandingkan anak yang lain. Sikap orangtua yang tidak adil akan menimbulkan sakit hati pada diri anak sehingga ia berpotensi menjadi anak durhaka.

Berkata Syaikh Abdul Ghani an-Nablisi menjelaskan kepada kita tentang masalah ini, “Pilih kasih orang tua terhadap anaknya akan menimbulkan permusuhan, kedengkian, dan kebencian di antara sesama anak-anak itu sendiri, kemudian akibat selanjutnya akan terjadilah pemutusan hubungan keluarga disebabkan oleh sikap pilih kasih orang tua mereka.’

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan kita untuk senantiasa berlaku adil kepada anak-anak kita. Sebagaimana sabdanya,“Takutlah kamu kepada Allah dan berbuatlah adil terhadap anak-anakmu!” (HR. Muslim kitab al-Hibah 13)

Karena sangat pentingnya sikap adil kepada anak-anak, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berwasiat dan mengulangnya hingga tiga kali, beliau bersabda:“Adillah kepada anakmu, adillah kepada anakmu, adillah kepada anakmu!” (HR. Abu Dawud, Nasa’i, dan Ibnu Hibban, dihasankan oleh al-Albani dalam Silsilah Shahihah no. 1240)

Imam Nawawi mengatakan: “Dalam hadits ini ditunjukkan bahwa sudah selayaknya untuk disamakan pemberian itu kepada anak-anaknya, dengan cara memberi masing-masing anak sama seperti apa yang diberikan kepada yang lainnya dan tidak boleh dilebihkan, serta disamakan (pemberian).”

ummi online



Rabu, 25 Oktober 2017 SMA IT Bina Amal mengadakan kegiatan Stadium General dengan tema "Strategi Tembus PTN".

Acara diawali dengan penampilan grup rebana terbaik SMA IT Bina Amal yang memukau para peserta. Dilanjutkan pemaparan dari narasumber.

Menurut Setyawan, S.Pd, Kepala Sekolah SMA IT Bina Amal,  kegiatan ini diadakan sebagai bentuk komitmen SMA IT Bina Amal untuk terus mendorong siswanya berprestasi hingga bisa melanjutkan ke Perguruan Tinggi Negeri.

Dalam acara ini, narasumber yang dihadirkan adalah Prof. Dr. Rustomo, M.Hum (Wakil Rektor Bidang Akademik UNNES) dan Dr. Bambang Cahyono, M.S (Dosen UNDIP).

Narasumber memberikan gambaran dinamika Perguruan Tinggi dan syarat-syarat untuk siswa bisa lolos SNMPTN/ SBMPTN.

Selain itu siswa juga mendapat gambaran jurusan dan profesi yang menjadi favorit dan banyak menjadi pilihan.

Berikut tips yang disampaikan oleh Dr. Bambang Cahyono agar siswa dapat lolos SNMPTN/ SBMPTN:

1. Belajar dengan tekun
2. Raih prestasi nilai rapot tinggi pada semester 1-5
3. Latihan soal SBMPTN minimal 10 soal setiap hari.

Nayli Hadfina, siswa kelas XI menuturkan, "Walaupun ada rasa takut dan ragu bisakah nanti masuk PTN, tapi saya jadi tau strategi yang harus disiapkan sejak sekarang".

Siswa lainpun sangat antusias dalam session tanya jawab.

Pemaparan narasumber memberi motivasi kuat kepada siswa SMA IT Bina Amal untuk lebih tekun belajar, meraih prestasi terbaik di tingkat SMA sebagai bekal untuk melanjutkan ke PTN. (yi)

#humassmait


MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget