Latest Post


Semarang, 6 Maret 2020, Agenda yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga. Ya, agenda MABIT yang menjadi agenda paling disukai oleh anak-anak. Kenapa disukai, karena anak-anak diberikan keluasaan untuk mengeksplor sekolah yang hanya dihuni oleh kelas 6. Lapangan yang biasanya digunakan oleh 6 paralel/kelas, sekarang hanya 1 pararel/kelas. Teras-teras yang sempit karena digunakan kelompok hafalan atau qiroaty menjadi lengang untuk memudahkan lari (permainan polisi-maling).

MABIT kali ini bukan hanya soal bermain, tetapi MABIT ini juga  latihan untuk meningkatkan iman dan taqwa yakni tilawah 1 juz, shalat berjamaah, serta muhasabah diri di waktu tahajud. Tetapi ada yang beda dengan MABIT kali ini. Apa bedanya?

Pemateri yang diberikan berbeda dengan MABIT-MABIT sebelumnya. Pemateri yang biasanya bikin mewek anak-anak karena ceritanya, monoton karena hanya ceramah, atau mengatuk kali ini menjadi ceria. Ceria karena aksi dari Kak Blangkon. Ya Kak Blangkon.

Anak-anak begitu menikmati materi yang disampaikan oleh Kak Blangkon yang dibungkus dengan cerita lucunya tetapi mengena. Inti materinya adalah ketika menghadapi ujian jangan menggunakan cara-cara praktis yang keluar dari aturan, tetapi ikutilah aturan yang ada dengan sabar dan telaten untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

MABIT ini beda, MABIT ini asyik






Semarang, 07 Maret 2020 guru SDIT Bina Amal 02 mengikuti pelatihan dan workshop tentang konsep pendidikan karakter dan aplikasinya dalam kegiatan pembelajaran. Bertempat di ruang kelas VI SDIT Bina Amal 02, kegiatan berlangsung dengan lancar, guru-guru sangat antusias dan aktif dalam berdiskusi bersama. 
 
Bapak Waimin selaku Yayasan Bina Amal menyatakan bahwa menumbuhkan fikrah anak adalah tujuan pendidikan. Anak masing-masing memiliki prinsip kebaikan dan keimanan. Anak lahir bagaikan selembar kertas putih yg masih bersih dan peran orang tua serta gurulah yang membantu anak menorehkan warna apa yang akan diletakkan pada kertas putih tersebut. Peran guru dalam memberikan ilmu kepada anak didiknya tidak lepas dari penanaman aqidah. Ibu Titin selaku Yayasan Bina Amal menyatakan bahwa pentingnya pendidikan karakter yang harus diajarkan kepada anak guna pembentukan karakter anak menjadi pribadi dengan akhlak yang mulia.

Ibu Nur Eka Hidayati, S.Pt selaku PJ acara menyampaikan Kegiatan ini diharapkan mampu membantu guru dalam mengajar anak penanaman ibadah, pembiasaan di sekolah untuk sholat tepat waktu, yang diharapkan kebiasaan ini bisa berlanjut ketika anak di rumah. Pembiasaan dalam menghargai dan menghormati orang tua.

Ibu Zulaichah Dwi Astuti, S.Si selaku kepala sekolah berpesan dengan kegiatan ini semoga bapak ibu guru semakin inovatif dalam mengembangkan materi pembelajaran yang diajarkan.

Kegiatan diawali dengan tilawah Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi dari Bapak Waimin, kemudian dilanjutkan oleh Ibu Titin dimana di sesi kedua ini dilaksanakan sesi diskusi antar sesama guru guna membahas konsep pembelajaran karakter kepada anak selama 2 pekan mendatang.

Kegiatan pelatihan yang diadakan sangat bermanfaat dan berguna bagi guru khususnya guru yang mengampu pembelajaran peka ananda, dimana guru mendapat gambaran dalam pembelajaran karakter kepada anak.

Harapannya guru bisa mengambil pelajaran yang baik dan bermanfaat dari pelatihan dan workshop kali ini dan terus semangat menjadikan diri menjadi lebih baik dari kedepannya. Ikhlas mengajar anak demi mengharap ridho dari Allah SWT
 








Kegiatan belajar mengajar tidak harus di lakukan di dalam kelas saja tetapi lebih mengasikan di lakukan di luar kelas. Selain bisa mengurangi rasa kejenuhan, belajar di tempat terbuka bisa membuat anak lebih menyatu dengan lingkungan dan mudah meresapi pembelajaran.

Sabtu, 7 maret 2020 anak TK B musa dan anak TPA PAUDIT Bina Amal 03 melakukan kunjungan di Stasiun Kereta Api Poncol Searang untuk memperkenalkan alat transportasi kereta api.

Setelah sampai di stasiun, Ibu Nur Isnaeni selaku kepala Sekolah memberikan penjelasan seputar bagaimana cara menggunakan jasa transportasi kereta api, bagaimana cara membeli tiket, pintu masuk stasiun dan menaiki kereta api dengan aman.

“Anak-anak juga di berikan train education oleh pihak PT KAI yang juga menjelaskan tentang Tata cara naik kereta api, mulai dari membeli tiket, antri boarding pass, masuk KA 30 menit sebelum kereta jalan. Setelah itu, anak diajak merasakan langsung naik kereta api, tutur Ibu Nur Isnaeni.”

Beliau juga menyatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melatih anak supaya sabar mengantri, dapat bersosialisasi dengan orang lain, berbagi dan menghargai.

Harapannya melaui kegiatan ini juga akan memberikan rasa senang kepada anak-anak karena mereka mendapat pengalaman baru. naik kendaraan yang tidak biasanya. Mengajak anak belajar di luar kelas dapat memberi pengaruh poisitif sehingga dapat menambah rasa semangat belajar anak.





Semarang, 4 Maret 2020 keluarga besar Bina Amal berbahagia. Pasalnya, salah satu Santri SMA IT Bina Amal yaitu Fatimah Daffa Ramadhanti berhasil menuntaskan hafalan 30 Juz Al-Qur’an. Malam setelah sholat Isya’ berjamaah di Masjid area asrama putri, ditengah gerimis yang menyelimuti Kota Semarang, Fatimah Daffa Ramadhanti berhasil menuntaskan salah satu impiannya dan impian orang tuanya. Dalam kesempatan itu Daffa menyetorkan Juz 25. Para santri dan Ustadzah di SMP IT dan SMA IT tidak dapat menahan haru menyaksikan lantunan ayat demi ayat dari siswa kelas dua belas itu.

“MaasyaAllah Tabarakallah. Terima kasih sudah berjuang sejauh ini. Terima kasih sudah memberikan ikhtiar terbaikmu. Percayalah nak, bahwa segala lelahmu tidak akan pernah sia-sia. Segala sesak di dadamu tidak akan pernah berakhir sia-sia. Nak, ini adalah awal perjuangan untuk terus membersamai Al Quran. Allahummarhamna bil Quran. Rabu, 4 Maret 2020 malam ini kau telah berhasil menyelesaikan hafalan Al Quranmu dengan disaksikan malaikat-malaikat pembawa rahmat” ungkapan bahagia dari Ami Ridowati selaku penguji dan penyimak diacara tersebut.

Salah satu motivasi terbesar Daffa (red) menghafal Quran adalah kedua orang tuanya (abi dan ummi). “Nak, abi ingin sekali anak-anak umi dan abi menjadi hafidz dan hafidzoh yang bisa mengantarkan kami ke surgaNya” mb daffa selesaikan hafalan Quran nya saat SMA ya” kata-kata itu sebagai pemantik Daffa untuk terus bersama Al Quran. Saat lelah dan rasa malas mengganggu, kata-kata itu selalu terngiang untuk membangkitkan semangat lagi. Saat SD, Daffa hanya bisa menyetorkan hafalannya paling hanya satu atau dua baris, 1 atau 2 ayat saja. saat SMP Daffa mengantongi hafalan sebanyak 5 juz (30-26). Qodarullah, Al Quran adalah milik Allah. Atas izinNya, Allah memberi kemudahan lisan ini untuk menghafal kalamNya. Yang tadinya hanya setor 1 atau 2 baris saja, beberapa waktu ini Daffa dapat menyetorkan hingga 1 halaman dengan mutqin. Hingga kelas dua belas di SMA IT Bina Amal, atas izin Allah Daffa bisa menyelesaikan setoran hafalannya. MaasyaAllah Tabarakallah.

Sekelumit cerita dari Umi Tatik Setyaningrum “Teman-teman dan ustadzahnya di SMA IT Bina Amal menjadi saksi perjuanganmu untuk terus berinteraksi dengan Al Quran. Adalah masa ketika kau sedang jatuh, sejatuh-jatuhnya CINTA kepada Al Quran. Masa ketika kau suka menyendiri untuk berkhalwat dengan Al Quran. Masa ketika kau sangat hanyut menyelami kenikmatan Al Quran. Masa ketika air mata, pikiran, tenaga terkuras habis demi memperjuangkan Al Quran. Waktu yang kau habiskan di SMA IT Bina Amal begitu berkah, nak. Betapa tidak. Dari mulai bangun tidur, kau mengambil air wudhu, mempersiapkan hafalan terbaikmu. “Ulangi lagi ya, mba” saya tahu betul perasaanmu saat kulontarkan kalimat itu padamu. MaasyaAllah, tak ada rasa sedih. Yang ada rasa semangat berkobar untuk memperbaiki setoran hafalanmu”

Ditengah suasana bahagia itu, tidak lupa Daffa berbagi tips menghafal Quran. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut: Pertama, Selalu perbaiki niat. Niatkan hanya untuk mencari ridho Allah SWT jangan meniatkan untuk yang lain. Tips berikutnya (kedua), Nikmati proses nya. Jangan tergesa-gesa. Menghafal pasti ada manis pahitnya. Tips ketiga,Baca arab dan terjemahnya. Sehingga kita bisa mentadaburi apa isi dari ayat tersebut. Tips yang terakhir dan juga penting adalah jauhi segala bentuk maksiat.

Betapa menghafal Al Quran adalah satu hal yang mesti diperjuangkan Nak,, karena balasan nya amatlah indah. Yang terindah ketika kaki telah menapak di Jannah dan bertemu denganNya. Terima kasih Nak, sudah bejuang sejauh ini. Terima kasih atas kesabaran yang mengiringi perjuangan langkahmu. Kalian begitu hebat nak, dituntut untuk menguasai banyak pelajaran, namun hafalan Quran tidak kau tinggalkan. Semoga Allah selalu memberikan keberkahan atas setiap ilmu yang kalian dapatkan. Barakallahu fiikum.

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget