Articles by "Kegiatan KBIT"



Jumat, 23 Maret 2018, Selama kurang lebih 60 menit KBIT, TKIT Bina Amal praktik jual beli di Mini Market dengan harga terjangkau dan makanan yang dijualpun merupakan makanan yang disukai anak-anak.

Menurutt Bu Arin S.Pd, humas PAUD IT Bina Amal, “Setiap pergantian tema, KBIT, TKIT Bina Amal mengadakan puncak tema. Hal ini dikarenakan dengan adanya puncak tema diharapkan anak dapat memberikan gambaran awal tentang tema apa yang akan dibahas di pekan berikutnya, dan tema yang akan dikupas dipekan selanjutnya adalah Pasar”.

“Sebanyak 170 siswa berlatih berbelanja sendiri, berlatih menjadi kasir dan menjadi pramuniaga. Selain melatih keberanian, anak anak juga diajarkan adab-adab ketika berbelanja, berlatih antri menunggu giliran, dan berlatih kejujuran.” Tuturnya.

Aku senang bisa belanja di mini market Bina Amal, aku berani belanja sendiri’, kata mas Gege salah satu siswa TKIT Bina Amal.

Dipandu oleh dua MC yang berasal dari asatidazh TK, lapangan TK pun disulap bak minimarket dengan barang-barangnya yang siap untuk dijual.

Dengan diadakannya puncak tema pasar, diharapkan anak-anak bisa berlatih mandiri, jujur dan bersabar.






Dalam rangka menyambut hari mulut sedunia yang jatuh pada tanggal 20 Maret 2018, PAUD IT Bina Amal menyelenggarakan kegiatan sosialisasi cara merawat dan menjaga kesehatan gigi yang baik.

Menurut Sakdiyah, S.Pd, kegiatan ini bekerjasama dengan Telkomedika yaitu divisi Telkom bidang kesehatan. Kegiatan ini ikuti kelompok A TKIT Bina Amal yang terdiri dari 2 kelas dan berjumlah 40 anak. Alhamdulillah anak-anak antusias selama kegiatan berlangsung. Anak-anak tanpa takut menjawab beberapa pertanyaan yang di ajukan drg Nafisah.

“ Harapannya dengan kegiatan ini, anak-anak semakin rajin dalam merawat kesehatan giginya, minimal menggosok gigi 2 kali dalam sehari, “ ungkap Sakdiyah.

Dalam Kegiatan tersebut anak2 diberikan penjelasan terlebih dahulu oleh drg. Nafisah tetang cara merawat dan menjaga kesehatan gigi yang baik dan benar.

Kemudian anak diperlihatkan dengan menggunakan alat peraga bagaimana cara menggosok gigi yang benar.

Selanjutnya anak praktik satu persatu menggosok gigi yg benar dipandu oleh drg. Nafisah langsung.

Diakhir kegiatan, setiap anak mendapat hadiah pasta gigi dan sikat gigi sebagai pengingat dan penyemangat untuk rajin gosok gigi.











Berbagai kegiatan digelar pada acara ‘Family Festival 2018’ di KB dan TK IT Bina Amal Kota Semarang Jawa Tengah, Sabtu (3/3/2018).

Mulai dari berbagai macam lomba, Bazar, Dongeng Anak dan Seminar Parenting bersama pakar. Hingga kampus  KB TK IT Bina Amal Kota Semarang Jawa Tengah begitu semarak dan ramai dengan berbagai kegiatan.

Sejumlah 133 murid dari TK dan 38 anak dari KB Bina Amal menjadi peserta.

Nampak wajah anak-anak sumringah di halaman sekolah. Sebagian dari mereka, terlihat ditemani oleh orangtuanya.

Kepala KB TK IT Bina Amal Sakdiyah, mengemukakan bahwa ‘Family Festival 2018’ “Acara ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Majelis Sekolah, bekerja sama dengan sekolah. Majelis Sekolah organisasi orangtua murid di sini,” 

Nur Aeni Saadati, wali murid yang hadir pada acara itu mengaku bahagia dengan dilangsungkannya aktivitas ini.

“Pada kelas parenting ini kita belajar kiat menggali potensi anak. Banyak materi yang disampaikan terkait menguasai anak dan membimbing mereka dengan pas,” jelasnya.

Dalam kegiatan parenting tersebut, juga ada penyerahan penghargaan bagi kelas dengan peserta terbanyak dalam kegiatan pengajian kelas. Pengajian kelas merupakan kegiatan kajian tentang parenting dan agama, yang diselenggarakan rutin perkelas dengan peserta orang tua/wali.









Semarang, Jum'at (20/10/17 ) bertempat di aula TKIT Bina Amal Jln Kyai Saleh no 8, telah terselenggara kegiatan anjangsana sosial yang melibatkan anak yatim dan dhuafa di sekitar lingkungan sekolah.

Menurut Sakdiyah, S.Pd, Kepala Sekolah KBIT- TKIT Bina Amal, Tema kegiatan ini  adalah Indahnya Berbagi. Dan Alhamdulillah siswa-siswi KBIT-TKIT Bina Amal bisa berbagi dalam bentuk paket kepada 54 anak yatim dan dhuafa. Paket berisi  sembako, alat tulis dan sejumlah uang saku.

Program kegiatan tahunan ini sudah direncanakan pada awal semester.  Dan Alhamdulillah berkat dukungan dan bantuan dari orang tua siswa, kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar.

Terpancar kebahagiaan di wajah anak-anak yang hadir dalam acara tersebut karena dapat bersilaturrahim dengan anak-anak KBIT dan TKIT Bina Amal.

Terimakasih atas partisipasi dari semua pihak. Semoga Allah membalas dengan yang lebih baik.




Hari Guru di Sekolah Islam Terpadu Bina Amal begitu istimewa. 
Ada banyak kejutan dari siswa kepada Bapak Ibu Gurunya.
Mereka rela patungan untuk membuat bahagia Bapak Ibu Gurunya
Mereka rela berkeringat, bersusah payah membuat berbagai macam karya untuk di persembahkan kepada Bapak Ibu Gurunya
Tak terasa setitik air mata jatuh membasahi 

Ada yang mempersembahkan bunga...
Ada yang mempersembahkan puisi...
berbagai macam karya mereka buat...

Bapak Ibu Guru pun begitu gembira dan terharu...
Berbagai tanda cinta dari murid mereka terima dengan suka cita
Tak ketinggalan berbagai hadiah dan  Lomba dipersiapkan oleh anak-anak...
Mereka tertawa bersama...
Mereka bermain bersama...
tak ada sekat..
tak ada batasan...

Guruku....
Engkaulah pahlawanku...
Engkaulah inspirasiku...
Engkaulah...
Teladanku...

humas@binaamal.info
humaskbtkit
humassdit
humastkit02
humassdit02
humassmpit
humassmait


Siswa Bina Amal Pawai Menyambut Tahun Baru Islam

Untuk mengenalkan Tahun Baru Islam pada anak usia dini, KBIT-TKIT Bina Amal , menggelar pawai taaruf keliling Kampus.

Puluhan Siswa KBIT-TKIT Bina Amal Sabtu Pagi 1 Oktober 2016 mengikuti pawai taaruf, untuk memperingati Tahun Baru Islam atau Hijriah 1438 . Pawai Tahun Baru Islam ini dilakukan dengan berjalan kaki mengeliling kampus Bina Amal Jl Kyai Saleh No 8 Semarang.

siswa-siswi gembira menyambut tahun baru Islam
Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan lancar, semua siswa pun tampak gembira dan bersemangat dalam mengikuti pawai ini. Setelah keliling kampus siswa akan masuk kekelas masing-masing dan menikmati nasi tumpeng bersama-sama yang telah di sediakan.

Menurut Kepala Sekolah, Ibu Sakdiyah, SPd, peringatan 1 Muharram atau tanda awal Tahun Baru Hijriah belum banyak diketahui oleh siswa. Mereka hanya mengetahui, tahun baru itu hanya Masehi, sesuai dengan penanggalan yang mereka miliki di rumah .

Untuk itu, peringatan Tahun Baru Islam atau Hijriah perlu dikenalkan sejak anak usia dini, sehingga kelak saat memasuki dewasa anak - anak akan mengetahui, Islam memiliki Tahun Baru Hijriah.

Rencananya acara serupa akan terus digelar setiap tahunnya, untuk melestarikan dan mengenalkan Tahun Baru Islam di kepada siswa.

humas@binaamal.info (us)












Bu Rahma, tetap semangat

Alhamdulillah , Barokallah kepada Bu Rahma dan tim guru TKIT Bina Amal yang menjadi juara Harapan 1 dalam lomba tarik tambang yang diselenggarakan HIMPAUDI ( Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia ) Tingkat Kota Semarang.

Lomba yang berlangsung hari Ahad, 28 Agustus 2016. Bertempat di IVET (IKIP Veteran) Semarang ini diikuti oleh seluruh HIMPAUDI se Kota Semarang. " Meskipun kami harus terjatuh, kami terus berjuang. Tetap semangat, semoga bisa menjadi juara 1 di lain kesempatan." ujar Bu Rahma.

Lomba ini di selenggararan dalam rangka Peringatan hari Jadi HIMPAUDI ke XI. Diantara lomba yang diadakan adalah Lomba Pendidik Cipta Alat Permainan Edukatif dari bahan limbah kertas, lomba Volley, Lomba Tarik Tambang, Lomba Gerak dan Lagu Dolanan Anak Usia Dini.

Barokalloh untuk Guru dan Anak-Anak KBIT-TKIT Bina Amal atas segala upaya dan perjuangannya. Terimakasih kami sampaikan kepada Orangtua yang selalu mendukung dan. Jazakumulloh khoiron katsir kepada seluruh wali murid KBIT-TKIT Bina Amal dan Ibu guru yang senantiasa mendoakan yang terbaik.

Terus semangat dan selamat untuk para Juara 1, 2, 3 dan seluruh peserta lainnya. Semua adalah Juara. "Juara bukan milik yang bergelar saja tetapi milik para pejuang yang telah berikhtiar maksimal dalam kepasrahannya terhadap ridho Illahi Robbi".

Ratusan Anak Antusias mengikuti manasik Haji di Kampus KBIT-TKIT Bina Amal

Bina Amal: Pada hari Sabtu, 3 September 2016, kampus Lembaga Pendidikan Islam Terpadu Bina Amal kelihatan memutih dengan adanya ratusan anak kecil yang memakai pakaian ihrom sedang melaksanakan kegiatan manasik haji di kampus tersebut. 

Ratusan anak kecil usia dini yang terdiri dari 3 institusi pendidikan usia dini bergabung untuk melaksanakan kegiatan manasik haji bagi anak didik yang bersekolah pada institusi tersebut. 

Kegiatan manasik haji, merupakan kegiatan tahunan di TKIT Bina Amal, diharapkan dengan kegiatan tersebut akan menanamkan nilai-nilai islami dan akhlaq islami kepada anak-anak terutama rukun Islam yang kelima yaitu ibadah haji. 


MS TKIT Bina Amal juga ikut berperan dalam kegiatan ini, dengan ikut menjaga di Air Zam-zam dan mudzdalifah. 

Pada kegiatan tersebut juga dihadiri oleh kepala UPTD Pendidikan Semarang Selatan Dra. Hj. Musrini Puspowati, M.Pd yang sekaligus memberi sambutannya, juga dihadiri oleh Pengawas pendidikan Semarang selatan Bp Dedy Kristianto, Mp.d, dan Ibu Dra. Rosi, M, Pd. 

 Anak anak usia dini tersebut yang terdiri dari TKIT Bina Amal I : 143 anak, TKIT Bina Amal 2 : 43 anak dan TK MutiaraI bunda : 100 anak, dengan antusias mengikuti kegiatan tersebut. Kegiatan manasik haji itu ditutup dengan kegiatan tahallul memotong rambut dan menyembelih hewan kurban.




















Siswa-Siswi KBIT-TKIT Bina Amal Latihan Manasik Haji

1. Kebaikan dari setiap helai bulu hewan kurban
Dari Zaid ibn Arqam, ia berkata atau mereka berkata: “Wahai Rasulullah SAW, apakah qurban itu?” Rasulullah menjawab: “Qurban adalah sunnahnya bapak kalian, Nabi Ibrahim.” Mereka menjawab: “Apa keutamaan yang kami akan peroleh dengan qurban itu?” Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai rambutnya adalah satu kebaikan.” Mereka menjawab: “Kalau bulu-bulunya?”Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai bulunya juga satu kebaikan.” [HR. Ahmad dan ibn Majah]

2. Berkurban adalah ciri keislaman seseorang
Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda: “Siapa yang mendapati dirinya dalam keadaan lapang, lalu ia tidak berqurban, maka janganlah ia mendekati tempat shalat Ied kami.” [HR. Ahmad dan Ibnu Majah]
3. Ibadah kurban adalah salah satu ibadah yang paling disukai oleh Allah
Dari Aisyah, Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada amalan anak cucu Adam pada hari raya qurban yang lebih disukai Allah melebihi dari mengucurkan darah (menyembelih hewan qurban), sesungguhnya pada hari kiamat nanti hewan-hewan tersebut akan datang lengkap dengan tanduk-tanduknya, kuku-kukunya, dan bulu-bulunya. Sesungguhnya darahnya akan sampai kepada Allah–sebagai qurban–di manapun hewan itu disembelih sebelum darahnya sampai ke tanah, maka ikhlaskanlah menyembelihnya.” [HR. Ibn Majah dan Tirmidzi. Tirmidzi menyatakan: Hadits ini adalah hasan gharib]
4. Berkurban membawa misi kepedulian pada sesama, menggembirakan kaum dhuafa
“Hari Raya Qurban adalah hari untuk makan, minum dan dzikir kepada Allah” [HR. Muslim]
5. Berkurban adalah ibadah yang paling utama 
“Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkurbanlah.” [Qur’an Surat Al Kautsar : 2]
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah ra sebagaimana dalam Majmu’ Fatawa (16/531-532) ketika menafsirkan ayat kedua surat Al-Kautsar menguraikan: “Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan beliau untuk mengumpulkan dua ibadah yang agung ini yaitu shalat dan menyembelih qurban yang menunjukkan sikap taqarrub, tawadhu’, merasa butuh kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, husnuzhan, keyakinan yang kuat dan ketenangan hati kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, janji, perintah, serta keutamaan-Nya.” 
“Katakanlah: sesungguhnya shalatku, sembelihanku (kurban), hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.” [Qur’an Surat Al An’am : 162]
Beliau juga menegaskan: “Ibadah harta benda yang paling mulia adalah menyembelih qurban, sedangkan ibadah badan yang paling utama adalah shalat…”
6. Berkurban adalah sebagian dari syiar agama Islam
“Dan bagi tiap-tiap ummat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah)” [Qur’an Surat Al Hajj:34]
7. Mengenang ujian kecintaan dari Allah kepada Nabi Ibrahim

“Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”. Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya). Dan Kami panggillah dia: “Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.” [Qur’an Surat Ash Shaffat : 102 - 107]

dakwatuna

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget