Januari 2019



Andakah yang kami cari ?

Kembali Yayasan Wakaf Bina Amal mengajak anda untuk bergabung, menjadi bagian dari Keluarga Besar Bina Amal.

Guru TIK SMA IT Bina Amal

Kriteria :
1. Muslim/Muslimah
2. S1 Komputer

LAMARAN DI KIRIM KE :

HRD YAYASAN WAKAF BINA AMAL
JL. KYAI SALEH NO 8 SEMARANG

Paling Lambat : 

Sabtu, 26 Januari 2019




Jum'at, 18 Januari 2019, setelah jumatan, santriwan dan santriwati kelas 9 Smpit Bina Amal bergerak menuju bumi perkemahan medini kendal.

Agenda ini dilaksanakan agar anak anak lebih mempererat tali persaudaraan dengan sesama kelas 9 serta meningkatkan ruhiyah agar siap bertempur pada UN 2019.

Alhamdulillah awal agenda berjalan dengan lancar, saat makan siang berlangsung, sebagian dari peserta membungkus makanan untuk disisihkan bagi temannya yang puasa daud.

Bahagianya jadi seorang guru adalah saat anak didiknya menjadi anak yang sholih sholihah dan berprestasi di dunia dan akhirat.

Selain mengaji, di pondok Smpit Bina Amal, santri dipersiapkan untuk menjadi pemimpin Indonesia.

Walau kehujanan dan jalan lumayan terjal tidak menyurutkan semangat kami untuk menyelesaikan agenda. Alhamdulillah berjalan lancar.

Perjalanan beberapa jam tidak membuat kami menyerah. Pemandangan selama ke Goa Jepang menjadi obat. Pemandangan kebun teh, lembah-lembah indah. Masya Allah. Kita sedang belajar bapak ibu, kami belajar menyelesaikan misi.

Kami belajar bekerja sama. Kami tahu UN bukan hanya individu-individu yang sedang berjuang. Kami adalah tim yang saling bahu membahu agar sukses UN kita tercapai. Perjalanan kami menuju UN sangatlah berat. Tapi kami tahu, akhir dari itu adalah hal yang indah.

Doakan kami bapak ibu

#ayomondok
Ppdb online smpit bina amal 20 nov 2018 - 5 feb 2019 

www.ppdb.binaamal.info
















 


Belajar perpidahan kalau jika hanya teori maka akan sulit dimengerti. Hal tersebut membuat Bu Atika membuat kegiatan praktek perpindahan kalor secara konveksi di kelas 5 Hudzaifah.

Konveksi adalah perpidahan kalor yang disertai perpindahan zat perantara. Contohnya merebus air.

Tapi merebus air saja tidak cukup untuk menjelaskan dimana letak perpindahannya. Agar lebih jelas, di dalam air perlu diberi serbuk kayu bekas gergaji. Saat air mendidih maka serbuk kayu tersebut akan berpindah secara teratur. So, anak anak lebih jelas memahami apa itu konveksi.

Belajar sambil praktek akan lebih mengena dalam ingatan. Semoga anak anak bina amal makin cerdas dan ilmiah.

#Belajar Perpindahan Kalor
#Learning by Doing
#Humas SDIT Bina Amal





Kurang lebih 60 peserta bedah SKL USBN kelas VI Kecamatan Semarang Selatan tepuk tangan usai Ustadzah Dian menyanyikan lagu Tata Surya, Sabtu (19/01) di SDN Lamper Kidul 02.

Bagaimana tidak, peserta bedah SKL USBN tegang karena materi USBN yang berat. Ditambah pemateri yang memaparkan kisi kisi USBN dengan beberapa soal.

Begitu giliran Ustadzah Dian, suasana berbeda. Beliau memilih mengajarkan tata Surya dengan lagu. Seluruh peserta bedah SKL turut menyanyi sambil tepuk tangan. Merekapun menjadi refresh.

"Dengan lagu Tata Surya, siswa lebih cepat hafal tata Surya dan ciri ciri planet. Ini sudah saya praktekkan di kelas VI SDIT Binw Amal," tuturnya di hadapan peserta bedah SKL.

Menyanyi adalah salah satu trik dalam mengajarkan IPA. Suana di ruang yang penuh dengan kisi kisi USBN IPA, Matematika, dan Bahasa Indonesia sudah pasti penuh dengan beban nilai yang harus dicapai di USBN 2019. Dan Ustadzah Dian mencairkan suasana dengan Ice Breaking Lagu "Tata Surya".

Ya, guru-guru Bina Amal memang kreatif. Beberapa guru sering mencairkan suasana pelajaran dengan ice breaking lagu, tepuk, cerita, permainan, kuis dan lainnya. Ada juga yang menggunakan jembatan keledai agar materi lebih mudah dipahami dan diingat.

Maka dari itu, sekolahlah di Bina Amal. Gurunya ramah dan kreatif. Bikin aktifmu lebih berarti.

#Guru Bina Amal Kreatif
#Bedah SKL USBN Semarang Selatan
#Humas SDIT Bina Amal



Peka Ananda adalah pekan karakter Anak Indonesia. Peka Ananda untuk siswa kelas 2 diterapkan setiap hari. Kegiatannya bermacam-macam. Ada materi, praktek, nonton, kunjungan atau on the spot.

Kali ini guru kelas 2 kompak memberikan tema *Berbagi* dari KD "Menyayangi Orang Lain dan Menghormati Orang Tua."

Siswa diajak untuk belajar berbagi dengan teman, guru, dan warga sekolah yang lain. Siswa bebas membawa jenis makanan dan jumlahnya tidak ditentukan. Boleh satu toples, boleh satu kardus, dan boleh 5 buah.

Tujuannya agar siswa meneladani Rosululloh yang memiliki akhlak suka berbagi dan bisa mendatangkan sikap saling menyayangi.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Tahaadu tahaabbu,"

تَÙ‡َادَÙˆْا تَØ­َابُّوا

*“Salinglah memberi hadiah, maka kalian akan saling mencintai.”* (HR. Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrod, no. 594.

Hadits ini dihasankan oleh Syaikh Al-Albani dalam Al-Irwa’, no. 1601. Syaikh Musthofa Al-‘Adawi dalam catatan kaki Fiqh Al-Akhlaq menyatakan bahwa sanad haditsnya hasan dengan syawahidnya.

Selain pelajaran dinas, bina amal juga andil mengajarkan akhlak yang mendidik siswa agar menjadi siswa yang lebih baik.

Ayo, sekolah di Bina Amal agar jadi siswa yang lebih baik. Baik Akhlaknya, Cerdas Otaknya. InsyaAlloh.

#Sekolah Bina Amal, Sekolah yang Berkarakter Anak Muslim Indonesia
#Bina Amal Berbagi
#Humas SDIT Bina Amal








Semarang, 16 Januari 2019. Smpit Bina Amal Bina amal mengadakan puncak tema di Bank Indonesia Cabang Kota semarang untuk menanamkan rasa cinta pada uang Indonesia yang secara resmi dijadikan sebagai lambang negara.


Bapak Arif Widodo, selaku staf ekonomi dan moneter BI menjelaskan pentinganya menjaga Uang NKRI ini. Uang NKRI tidak diperbolehkan dirusak, dipotong dan dihancurkan oleh setiap orang karena merupakan simbol negara.

Hukuman penjara dan denda menanti setiap orang yang melecehkannya, seperti memotong dan menyusun untuk mahar pernikahan.

Siswa smpit bina amal juga diberi pengarahan pentingnya menjaga uang karena proses pencetakannya membutuhkan waktu lama.

Ppdb smpit bina amal 20 Nov 2018 - 5 Februari 2019 pada ppdb.binaamal.info

























"Asyik..., Aku bisa naik kapal." Seru anak anak kelas 1 SDIT Bina Amal.

Sesuai dengan tema tentang pengalamanku. Anak anak antre dan tertib menaiki kapal, Selasa (15/01) di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang.

Mereka terkagum bisa memegang kemudi kapal patroli dipandu oleh sang Nahkoda. Bisa tahu bagaimana menjalankan kapal di samudra nan luas. Kapal patroli bertugas menjaga keamanan wilayah perairan. Kapal patroli bisa melaju mengelilingi Indonesia.

Anak anak kelas 1 jadi punya pengalaman luar biasa, wawasan mereka semakin luas. Seluas angan yang mereka ciptakan saat naik kapal.

Rasa nasionalisme terbentuk dengan sendirinya. Aku bangga jadi anak Indonesia.

"Jika kapal patroli bisa menjaga perairan Indonesia, maka Anak Bina Amal akan jadi garda terdepan mengembalikan kejayaan Indonesia."

#Puncak Tema Kelas 1
#Pengalamanku Naik Kapal Patroli
#Humas SDIT Bina Amal







MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget