Maret 2019

Hasil evaluasi penulis sebagai Kepala TK pada beberapa tahun terakhir ini menunjukkan jumlah sampah anorganik yang menumpuk yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk media pembelajaran di TKIT Bina Amal.Hal ini menjadi sebuah peluang yang perlu di manfaatkan dengan keterlibatan orangtua. Keadaan tersebut selanjutnya menjadi tugas secara manajerial bagi Kepala TK melalui strategi “POM BENSIN”.

Berdasarkan latar belakang tersebut maka strategi pemecahan masalahnya adalah “ POM BENSIN“ yaitu: 1) Sosialisasi program, 2) Pelaksanaan Program Pemberdayaan Sampah, 3) Implementasi Pengolahan Sampah, 4) Evaluasi program

Hasil yang dicapai dari strategi yang dipilih adalah 1) akademik, yang meliputi a) peningkatan kemampuan perkembangan anak yang meliputi dari segi nilai agama dan moral, segi sosial emosi, dan segi seni serta motorik; 2) nonakademik, meliputi: a) Prestasi lomba, b) Hubungan dengan orang tua; c) anak merasa bangga dengan orang tua. 3) kontribusi orang tua, meliputi a) jumlah partisipasi orang tua dalam kegiatan sekolah meningkat, b) orang tua semangat berkontribusi, dan c) pendanaan kegiatan sekolah dari orang tua.

Adapun kendala yang dihadapi dalam melaksanakan strategi yang dipilih adalah 1) membutuhkan kerapian untuk menyimpan hasil pilahan sampah, 2) dibutuhkan ketekunan.

Faktor pendukung dari strategi yang dilaksanakan adalah 1) dari peserta didik, 2) dari sarana dan prasarana, 3) dari pihak guru, 4) dari pihak yayasan, 5) dan dari dinas pendidikan.



*Lomba Kepala TK Berprestasi dan Berdedikasi Tingkat Kota Semarang Tahun 2019.
- Sakdiyah, S.Pd -

Hasil evaluasi penulis sebagai Kepala TK pada beberapa tahun terakhir ini serta hasil rekap data perkembangan jumlah kehadiran orang tua dalam acara parenting di TKIT Bina Amal mengalami penurunan yang cukup berarti. Mutu pendidikan perlu ditingkatkan, melalui peningkatkan keterlibatan orangtua. Keadaan tersebut selanjutnya menjadi tugas secara manajerial bagi Kepala TK melalui strategi “MLM”.

Berdasarkan latar belakang tersebut maka strategi pemecahan masalahnya adalah “ MLM“ yaitu: 1) Memberikan pemahaman kepada orang tua tentang pentingnya keterlibatan orang tua dalam mendampingi pertumbuhan dan perkembangan putra- putrinya, Pemilihan koordinator kelas di setiap kelas, 2) Melibatkan orang tua dalam pencapaian target pembelajaran dan pelibatan orang tua dalam kegiatan program tahunan sekolah. 3) Mensukseskan bersama sekolah dalam merealisasikan program sekolah

Hasil yang dicapai dari strategi yang dipilih adalah 1) akademik, yang meliputi a) peningkatan cpaian kemampuan tahfidz, b) peningkatan kemampuan perkembangan anak, yang meliputi dari segi nilai agama dan moral, segi sosial emosi, dan segi bahasa; 2) nonakademik, meliputi: a) Prestasi lomba, b) Hubungan dengan orang tua; 3) kontribusi orang tua, meliputi a) jumlah kehadiran orang tua dalam kegiatan sekolah meningkat, b) orang tua semangat berkontribusi, dan c) orang tua lebih percaya diri.

Adapun kendala yang dihadapi dalam melaksanakan strategi yang dipilih adalah 1) orang tua dari anak didik belum semua mau terlibat, 2) orangtua memiliki target yang sama, dan 3) evaluasi perkembangan anak di rumah membutuhkan perhatian yang lebih.

Faktor pendukung dari strategi yang dilaksanakan adalah 1) dari peserta didik, 2) dari sarana dan prasarana, 3) dari pihak guru, 4) dari pihak yayasan, 5) dan dari dinas pendidikan.

Sakdiyah, S.Pd


Alhamdulillah  KB-TKIT Bina Amal 03 dan MS Majelis Sekolah PAUD IT Bina Amal 03 berkunjung ke Rumah Sakit HERMINA yang terletak di Jl Pandanaran No 24 Pekunden Semarang, 14 Maret 2019

Disamping mengenal profesi Dokter, anak-anak juga mengenal berbagai macam kegiatan yang ada di rumah sakit.

Kami di perkenalkan IGD, Tempat pendaftaran, Laboratorium, Apotik, dan ruang pemeriksaan gigi.
Kemudian dilanjutkan ke aula untuk diajarkan cara menggosok gigi dan cuci tangan secara benar. Kemudian dilanjutkan ukur tinggi dan berat badan serta pemeriksaan gigi dan THT.

Pesan dari Dokter gigi supaya menggosok gigi dengan benar dan boleh dibantu orang tua, karena anak-anak untuk menyikat gigi bagian belakang atas dan bawah belum maksimal cara menyikatnya, sehingga masih tertinggal kotornya.













Pangkalan SDIT Bina Amal meraih juara III Lomba Pesta Siaga, Minggu (10/03) di SMP Maria Mediatrix Semarang tahun 2019. Kegiatan Lomba Pesta Siaga menjadi agenda rutin Kwatir Ranting Semarang Selatan.

Pesta Siaga dalam bingkai gerakan pramuka memiliki tujuan membentuk setiap pramuka memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, berkecakapan hidup, sehat jasmani dan rohani, serta menjadi warga negara yang berjiwa Pancasila, setia dan patuh kepada NKRI.

Tujuan tersebut bisa tercermin dari sikap siswa saat memasuki warung atau pos yang ada dalam pesta siaga. Kali itu, ada 13 warung atau pos penilaian.

Pertama pos ketaqwaan untuk mengetahui kemampuan siswa tentang agama yang diyakininya. Kedua, pos toleransi beragama untuk mengetahui sikap baik terhadap sesama pemeluk agama.

Berikutnya pos Kerapian, Atribut, Bentuk dan Warna, Tali Temali, Kompas, PBB, Fun Ball, Jateng Hebat, Bumbung Kemanusiaan, Bakti Masyarakat, dan Administrasi.

Dari ke tiga belas pos tersebut, nilai akan ditotal dan diberi peringkat. SDIT Bina Amal, baik barung putra maupun barung putri menduduki peringkat ke-3. Bagi juara I dan II akan lanjut kegiatan lomba Pesta Siaga tingkat Kota. SDIT Bina Amal tahun 2019 bertengger di Juara III. Semoga tahun depan bisa meraih juara I dan bisa terbang menuju kota hingga Binwil.

Barung Putra terdiri dari : Hafidz Aryanadi, Shinzo Ali Muhammad, Haydar Almahira Mumtaz, Achlakul Suhadha, Iffat Fatiha Dzaki, Ihsan Fariz Ardiansyah, Moch Ayyub Hamid Hasani, Naufal Azzam Al Ghifari, Wafiq Afif Habibie, dan Muhammad Hanif Fathurahman.

Barung putri terdiri dari: Adinda Nada Syifa Almubarika, Wirda Hilmatusysyakira, Sekar Ayu Putri Pratidina, Novelaya Feiyaz Jasseena, Syifa Rufaida Ramadhani, Kamilia Khalwa Nisa, Aikoputri Trihaniyyah Sausan, Queen Khanifa Amarilys, Haifa Adiyan Ratri, dan Janeta Aqila Luthfia.

Barokallah, tetap semangat, terus berprestasi...










Alhamdulillah, Bina Amal kembali berhasil melanjutkan tradisi juara untuk sekolah berprestasi di tingkat Kota Semarang.  Empat tahun berturut-turut Bina Amal berhasil menjadi sekolah langganan Juara. Dan tahun ini Ibu Sakdiyah, S.Pd berhasil mempertahankan tradisi sekolah berprestasi dengan berhasil meraih predikat terbaik Kepala Sekolah TK Tingkat Kota Semarang Tahun 2019.

Setelah tahun 2018 berjuang dan mendapat hasil terbaik.Ini adalah untuk kedua kalinya Ibu Sakdiyah S.Pd berhasil menjadi Kepala TK terbaik di Kota Semarang.
Mendapatkan predikat berprestasi, Ibu Sakdiah mengatakan bahwa hasil ini merupakan kerja keras bersama.  Terus tekun untuk meningkatkan kompetensi dan kemampuan sebagai guru adalah salah satu kunci untuk mendapatkan prestasi ini.

" Semoga prestasi ini bisa menambah semangat dan motivasi bagi semua guru khususnya di lingkungan Bina Amal serta semua peserta didik Sekolah Islam Terpadu Bina Amal.."

Barokallah semoga bisa meraih juara di tingkat provinsi...


Alhamdulillah, delegasi lomba  Camp Dai Muda 8 dan Camp for Moslemah Teens 7 di Nurul Fikri Lembang Bandung berhasil meraih prestasi yang membanggakan pada 1-3 Maret 2019.

Dalam kegiatan dengan tema "Dengan potensi, Satukan aspirasi, Kuatkan Pribadi, untuk membangun Negeri yang Islami" ini untuk melatih kepemimpinan, cinta negeri dan kepedulian terhadap Palestina

Barakallah untuk siswa kami:

Juara 2 untuk nasyed putri
Juara 3 untuk speech
Juara 2 untuk rocket splash

Selain lomba, siswa mendapat materi yang keren dan pengalaman luar biasa.














MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget