2020


Senin, 9 Maret 2020 menjadi hari penuh pengalaman dan persahabatan untuk ke 10 siswi SDIT Bina Amal. Latihan Gabungan atau Sparing Partner diselenggarakan di SDIT Cahaya Bangsa oleh Satuan Komunitas Pramuka SIT Kota Semarang untuk para SIT yang akan maju ke Lomba Pesta Siaga tingkat Kota pada tanggal 14 Maret 2020. Kegiatan ini untuk menyatukan ukhuwah para siswa dan juga sukses pesta siaga tingkat Kota.

Pinsakocab Kota Semarang bidang Binamuda Siaga, Kak Opick menuturkan selain untuk menyatukan ukhuwah para siswa SIT yang menjadi juara 1 dan 2 pesta siaga tingkat kecamatan masing-masing, juga sukses pesta siaga tingkat Kota".

Semua taman disimulasikan agar mental peserta tertata dan terbina. Diantara SIT yang hadir adalah barung putri SDIT Bina Amal, barung putri SDIT Cahaya Bangsa, barung putra SDIT Bina Insani, dan barung putra SDIT Bunayya.

Setelah kegiatan sparing partner selesai, para siswi SDIT Bina Amal melanjutkan perjalanan pulang menggunakan alat tranportasi umum BRT. Sesampainya di jalan pandanaran, mampir jembatan penyebrangan orang (JPO) Pandanaran yang baru. Berfoto, berbagi cerita, canda tawa menghiasi perjalan jalan kaki dari pandanaran ke sekolah.











 
Semarang, 09 Maret 2020 Koordinator Satuan Pendidikan (KORSATPEN) Semarang Selatan mengadakan lomba guru dan kepala sekolah berprestasi di tingkat Semarang Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengirim 2 kandidat calon guru prestasi dan kepala sekolah berprestasi yang mewakili kecamatan.

Kompetisi guru dan kepala sekolah berprestasi ini termasuk ajang yang bergengsi, Selain jenjang bertingkat sampai Nasional juga selalu diadakan tiap tahunnya sebagai ajang kemampuan guru professional.

Secara administrasi syarat mengikuti ajang ini adalah guru bersertifikasi dan memiliki banyak prestasi dan pengelaman.

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula SDN Peterongan yang diikuti 8 peserta yang terdiri dari 6 peserta kategori guru berpestasi dan 2 peserta katagori kepala sekolah perwakilan masing masing DABIN.

Alhamdulliah SDIT Bina Amal di percaya menjadi perwakilan dari DABIN untuk kategori guru berprestasi. Peserta kategori guru berprestasi SDIT Bina Amal yaitu Ibu Nur Atika Lutfianah,S.Pd. dan Ibu Ika Retnosari,S.Pd.

Juri sekaligus pengawas KORSATPEN Semarang Selatan adalah Pak Wardoyo,M.Pd. dan Pak Drs.Sudriwarno.M.Pd.

Setiap peserta guru berprestasi mempresentasikan hasil Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dan peserta kepala sekolah berprestasi menampilkan hasil Best Practice nya masing masing.

Alhamdulillah saat pengumuman hasil lomba guru berprestasi perwakilan bina amal yaitu Bu Nur Atika Lutfianah mendapat juara 1 dan bu Ika Retnosari mendapat juara 2. Selanjutnya juara 1 dan 2 maju sebagai guru berprestasi yang mewakili kecamatan untuk tingkat kota.(S_Ais).





Semarang, 08 Maret 2020 20 adik-adik siaga kelas 3 dan 4 SDIT Bina Amal 02 mengikuti lomba PESTA SIAGA Kwarran Semarang Barat. Kegiatan berlangsung dengan lancar, dengan semangat yang besar andhika siaga sangat antusias dan bekerja sama di setiap Taman Perlombaan. Mulai dari Taman Ketaqwaan, Taman PBB, hingga Bersih Lingkungan.

Ibu Zulaicha selaku Kepala Sekolah berpesan tidak ada kata terlambat sebelum lomba dimulai semoga kompak selalu sehingga anak-anak pun juga semangat.

Pak Masyhadi selaku salah satu pembina menyatakan acara pesta siaga ini selain melatih keberanian siswa disini juga siswa bisa berlatih kekutan dan kesungguhan. Barang siapa yang bersungguh sungguh maka akan mendapatkan hasil. Siswa siswi sudah hebat berani bersaing dengan puluhan SD lainnya dan mencoba mendapatkan hasil yang terbaik.

Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan di lapangan, kemudian disambung dengan 2 games pertama bersama. Kemudian adik-adik diberi kesempatan untuk beristirahat sebentar, sebelum nantinya dikelompokkan dengan beberapa barung yang lain untuk memasuki setiap Taman Perlombaan.

Dimulai dari Taman Jawa Tengah hebat, Taman Ketaqwaan, Taman Kemampuan Indra Manusia dan masih banyak lagi. Adik-adik siaga sangat antusias dan bersemangat untuk memberikan yang terbaik. Meskipun beberapa dari mereka ada yang mengeluh sakit, lelah dan pusing, tak menyurutkan semangat peserta yang lain dalam memperjuangkan usaha mereka selama ini.

Kegiatan Pesta Siaga yang diadakan satu tahun sekali sangat bermanfaat dan berguna bagi adik-adik siaga khususnya dalam memperdalam pengetahuan berpramuka, pentingnya kebersamaan, dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan yang bermanfaat untuk masa depan mereka.

Harapannya adik-adik bisa mengambil pelajaran yang baik dan bermanfaat. Dan dapat menjadikan target atau tujuan yang lebih baik untuk tahun yang akan datang. Dan lebih menjadikan mereka pribadi yang selalu mandiri, ikhlas demi mengharap Ridho dari Allah SWT. AAMIIN.








 
Pembelajaran di luar kelas merupakan suatu hal yang sangat mengasyikan, bagi seluruh siswa. Hal ini dikarenakan selain dapat memberikan pembelajaran yang lebih bermakna,  pembelajaran di luar kelas juga akan membuat pikiran dan semangat belajar menjadi meningkat.Pembelajaran di luar kelas merupakan sarana terapi efektif untuk memacu semangat dan rajinnya siswa dalam belajar.

Kamis/Jum'at, 5 dan 6 Maret 2020 puluhan siswa TKIT BINA AMAL 02 melakukan kegiatan puncak tema "Kereta Api" secara bergiliran. Titik keberangkatan dimulai dari Stasiun Poncol Semarang pukul 06.00 WIB dan tujuan keberangkatan ke Stasiun Ngrombo Purwodadi. Anak-anak sangat bersabar menunggu giliran untuk menscene tiketnya agar dapat masuk ke dalam kereta api. Masya Allah...

Bagi beberapa anak ini adalah kali pertama mereka naik Kereta Api dan pengalaman baru untuk mereka. Antusias anak yang begitu tinggi sangat terlihat dari mulai awal sampai akhir pemberangkatan Kereta Api. Suara riuh gelak tawa sangat terdengar didalam kereta mereka terlihat ceria dan bahagia."Aku seneng banget naik kereta" kata Mas Zafran.

Sesampainya di Stasiun Ngrombo anak-anak diminta untuk menggambar dan mewarnai bersama. Tujuanya agar anak-anak dapat menunjukkan perasaanya melalui gambar yang mereka buat.

Alhamdulillah anak-anak begitu menikmati naik kereta api terlihat jelas ketika pulangpun mereka masih terlihat sangat ceria. Semoga Pembelajaran puncak tema Kereta Api ini dapat memberikan kesan yang baik bagi diri anak-anak sehingga mereka jauh lebih semangat dalam mengikuti kegiatan pembelajaran disekolah. Amiiin
 










Semarang, 6 Maret 2020, Agenda yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga. Ya, agenda MABIT yang menjadi agenda paling disukai oleh anak-anak. Kenapa disukai, karena anak-anak diberikan keluasaan untuk mengeksplor sekolah yang hanya dihuni oleh kelas 6. Lapangan yang biasanya digunakan oleh 6 paralel/kelas, sekarang hanya 1 pararel/kelas. Teras-teras yang sempit karena digunakan kelompok hafalan atau qiroaty menjadi lengang untuk memudahkan lari (permainan polisi-maling).

MABIT kali ini bukan hanya soal bermain, tetapi MABIT ini juga  latihan untuk meningkatkan iman dan taqwa yakni tilawah 1 juz, shalat berjamaah, serta muhasabah diri di waktu tahajud. Tetapi ada yang beda dengan MABIT kali ini. Apa bedanya?

Pemateri yang diberikan berbeda dengan MABIT-MABIT sebelumnya. Pemateri yang biasanya bikin mewek anak-anak karena ceritanya, monoton karena hanya ceramah, atau mengatuk kali ini menjadi ceria. Ceria karena aksi dari Kak Blangkon. Ya Kak Blangkon.

Anak-anak begitu menikmati materi yang disampaikan oleh Kak Blangkon yang dibungkus dengan cerita lucunya tetapi mengena. Inti materinya adalah ketika menghadapi ujian jangan menggunakan cara-cara praktis yang keluar dari aturan, tetapi ikutilah aturan yang ada dengan sabar dan telaten untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

MABIT ini beda, MABIT ini asyik






Semarang, 07 Maret 2020 guru SDIT Bina Amal 02 mengikuti pelatihan dan workshop tentang konsep pendidikan karakter dan aplikasinya dalam kegiatan pembelajaran. Bertempat di ruang kelas VI SDIT Bina Amal 02, kegiatan berlangsung dengan lancar, guru-guru sangat antusias dan aktif dalam berdiskusi bersama. 
 
Bapak Waimin selaku Yayasan Bina Amal menyatakan bahwa menumbuhkan fikrah anak adalah tujuan pendidikan. Anak masing-masing memiliki prinsip kebaikan dan keimanan. Anak lahir bagaikan selembar kertas putih yg masih bersih dan peran orang tua serta gurulah yang membantu anak menorehkan warna apa yang akan diletakkan pada kertas putih tersebut. Peran guru dalam memberikan ilmu kepada anak didiknya tidak lepas dari penanaman aqidah. Ibu Titin selaku Yayasan Bina Amal menyatakan bahwa pentingnya pendidikan karakter yang harus diajarkan kepada anak guna pembentukan karakter anak menjadi pribadi dengan akhlak yang mulia.

Ibu Nur Eka Hidayati, S.Pt selaku PJ acara menyampaikan Kegiatan ini diharapkan mampu membantu guru dalam mengajar anak penanaman ibadah, pembiasaan di sekolah untuk sholat tepat waktu, yang diharapkan kebiasaan ini bisa berlanjut ketika anak di rumah. Pembiasaan dalam menghargai dan menghormati orang tua.

Ibu Zulaichah Dwi Astuti, S.Si selaku kepala sekolah berpesan dengan kegiatan ini semoga bapak ibu guru semakin inovatif dalam mengembangkan materi pembelajaran yang diajarkan.

Kegiatan diawali dengan tilawah Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi dari Bapak Waimin, kemudian dilanjutkan oleh Ibu Titin dimana di sesi kedua ini dilaksanakan sesi diskusi antar sesama guru guna membahas konsep pembelajaran karakter kepada anak selama 2 pekan mendatang.

Kegiatan pelatihan yang diadakan sangat bermanfaat dan berguna bagi guru khususnya guru yang mengampu pembelajaran peka ananda, dimana guru mendapat gambaran dalam pembelajaran karakter kepada anak.

Harapannya guru bisa mengambil pelajaran yang baik dan bermanfaat dari pelatihan dan workshop kali ini dan terus semangat menjadikan diri menjadi lebih baik dari kedepannya. Ikhlas mengajar anak demi mengharap ridho dari Allah SWT
 








Kegiatan belajar mengajar tidak harus di lakukan di dalam kelas saja tetapi lebih mengasikan di lakukan di luar kelas. Selain bisa mengurangi rasa kejenuhan, belajar di tempat terbuka bisa membuat anak lebih menyatu dengan lingkungan dan mudah meresapi pembelajaran.

Sabtu, 7 maret 2020 anak TK B musa dan anak TPA PAUDIT Bina Amal 03 melakukan kunjungan di Stasiun Kereta Api Poncol Searang untuk memperkenalkan alat transportasi kereta api.

Setelah sampai di stasiun, Ibu Nur Isnaeni selaku kepala Sekolah memberikan penjelasan seputar bagaimana cara menggunakan jasa transportasi kereta api, bagaimana cara membeli tiket, pintu masuk stasiun dan menaiki kereta api dengan aman.

“Anak-anak juga di berikan train education oleh pihak PT KAI yang juga menjelaskan tentang Tata cara naik kereta api, mulai dari membeli tiket, antri boarding pass, masuk KA 30 menit sebelum kereta jalan. Setelah itu, anak diajak merasakan langsung naik kereta api, tutur Ibu Nur Isnaeni.”

Beliau juga menyatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melatih anak supaya sabar mengantri, dapat bersosialisasi dengan orang lain, berbagi dan menghargai.

Harapannya melaui kegiatan ini juga akan memberikan rasa senang kepada anak-anak karena mereka mendapat pengalaman baru. naik kendaraan yang tidak biasanya. Mengajak anak belajar di luar kelas dapat memberi pengaruh poisitif sehingga dapat menambah rasa semangat belajar anak.





Semarang, 4 Maret 2020 keluarga besar Bina Amal berbahagia. Pasalnya, salah satu Santri SMA IT Bina Amal yaitu Fatimah Daffa Ramadhanti berhasil menuntaskan hafalan 30 Juz Al-Qur’an. Malam setelah sholat Isya’ berjamaah di Masjid area asrama putri, ditengah gerimis yang menyelimuti Kota Semarang, Fatimah Daffa Ramadhanti berhasil menuntaskan salah satu impiannya dan impian orang tuanya. Dalam kesempatan itu Daffa menyetorkan Juz 25. Para santri dan Ustadzah di SMP IT dan SMA IT tidak dapat menahan haru menyaksikan lantunan ayat demi ayat dari siswa kelas dua belas itu.

“MaasyaAllah Tabarakallah. Terima kasih sudah berjuang sejauh ini. Terima kasih sudah memberikan ikhtiar terbaikmu. Percayalah nak, bahwa segala lelahmu tidak akan pernah sia-sia. Segala sesak di dadamu tidak akan pernah berakhir sia-sia. Nak, ini adalah awal perjuangan untuk terus membersamai Al Quran. Allahummarhamna bil Quran. Rabu, 4 Maret 2020 malam ini kau telah berhasil menyelesaikan hafalan Al Quranmu dengan disaksikan malaikat-malaikat pembawa rahmat” ungkapan bahagia dari Ami Ridowati selaku penguji dan penyimak diacara tersebut.

Salah satu motivasi terbesar Daffa (red) menghafal Quran adalah kedua orang tuanya (abi dan ummi). “Nak, abi ingin sekali anak-anak umi dan abi menjadi hafidz dan hafidzoh yang bisa mengantarkan kami ke surgaNya” mb daffa selesaikan hafalan Quran nya saat SMA ya” kata-kata itu sebagai pemantik Daffa untuk terus bersama Al Quran. Saat lelah dan rasa malas mengganggu, kata-kata itu selalu terngiang untuk membangkitkan semangat lagi. Saat SD, Daffa hanya bisa menyetorkan hafalannya paling hanya satu atau dua baris, 1 atau 2 ayat saja. saat SMP Daffa mengantongi hafalan sebanyak 5 juz (30-26). Qodarullah, Al Quran adalah milik Allah. Atas izinNya, Allah memberi kemudahan lisan ini untuk menghafal kalamNya. Yang tadinya hanya setor 1 atau 2 baris saja, beberapa waktu ini Daffa dapat menyetorkan hingga 1 halaman dengan mutqin. Hingga kelas dua belas di SMA IT Bina Amal, atas izin Allah Daffa bisa menyelesaikan setoran hafalannya. MaasyaAllah Tabarakallah.

Sekelumit cerita dari Umi Tatik Setyaningrum “Teman-teman dan ustadzahnya di SMA IT Bina Amal menjadi saksi perjuanganmu untuk terus berinteraksi dengan Al Quran. Adalah masa ketika kau sedang jatuh, sejatuh-jatuhnya CINTA kepada Al Quran. Masa ketika kau suka menyendiri untuk berkhalwat dengan Al Quran. Masa ketika kau sangat hanyut menyelami kenikmatan Al Quran. Masa ketika air mata, pikiran, tenaga terkuras habis demi memperjuangkan Al Quran. Waktu yang kau habiskan di SMA IT Bina Amal begitu berkah, nak. Betapa tidak. Dari mulai bangun tidur, kau mengambil air wudhu, mempersiapkan hafalan terbaikmu. “Ulangi lagi ya, mba” saya tahu betul perasaanmu saat kulontarkan kalimat itu padamu. MaasyaAllah, tak ada rasa sedih. Yang ada rasa semangat berkobar untuk memperbaiki setoran hafalanmu”

Ditengah suasana bahagia itu, tidak lupa Daffa berbagi tips menghafal Quran. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut: Pertama, Selalu perbaiki niat. Niatkan hanya untuk mencari ridho Allah SWT jangan meniatkan untuk yang lain. Tips berikutnya (kedua), Nikmati proses nya. Jangan tergesa-gesa. Menghafal pasti ada manis pahitnya. Tips ketiga,Baca arab dan terjemahnya. Sehingga kita bisa mentadaburi apa isi dari ayat tersebut. Tips yang terakhir dan juga penting adalah jauhi segala bentuk maksiat.

Betapa menghafal Al Quran adalah satu hal yang mesti diperjuangkan Nak,, karena balasan nya amatlah indah. Yang terindah ketika kaki telah menapak di Jannah dan bertemu denganNya. Terima kasih Nak, sudah bejuang sejauh ini. Terima kasih atas kesabaran yang mengiringi perjuangan langkahmu. Kalian begitu hebat nak, dituntut untuk menguasai banyak pelajaran, namun hafalan Quran tidak kau tinggalkan. Semoga Allah selalu memberikan keberkahan atas setiap ilmu yang kalian dapatkan. Barakallahu fiikum.


Semarang , Jum'at 28 Februari 2020 sampai Sabtu, 29 Februari 2020, Alhamdulillah di akhir pekan menjelang Ujian tengah semester (UTS), seluruh siswa kelas 5 SDIT Bina Amal 02 melaksanakan mabit yang bertempat di ruang kelas SDIT.

Pak Muhammad Dzikron, S.Pd selaku PJ mabit kali ini mengatakan adanya kegiatan mabit ini adalah untuk meningkatkan iman dan taqwa siswa siswi kelas 5 SDIT bina amal 02.

Bu Zulaichah Dwi Astuti,S.Si berpesan semoga agenda mabit yang dilakukan siswa siswi memberi kesan yang baik dan menjadikan mereka lebih baik lagi.

Begitu luar biasa semangat anak-anak kelas 5 SD IT bina amal untuk mengikuti kegiatan teesebut.

Kegiatan mabit kali ini di ikuti 47 siswa- siswi terdiri dari kelas 5A dan 5B dengan 8 guru pendamping. Acara mabit kali ini mengusung sebuah tema menjadi anak sholeh yang dimana karakter anak sholih menjadi salah satu misi lembaga.

Sebelum acara dibuka oleh kepala sekolah, seluruh siswa melaksanakan sholat ashar berjamaah bersama ust. Ulin nuha.

Setelah pembukaan acara yang paling membahagiakan anak telah tiba. Game yang sangat menarik ini di harapkan mampu me-refresh anak-anak sehingga berdampak baik di acara inti yaitu mendengarkan materi ceramah oleh ustadzah Nabila Hasnah.

Beberapa gelaran acara terlaksana sebelum sholat isya berjamaah anak-anak melaksanakan makan malam bersama ustdz/ah sebagai energi untuk acara selanjutnya, acara inti malam ini yang bertujuan membangun karakter anak sholih. ustadzah Nabila sebagai pemateri memberikan kiat-kiat khusus agar kelak dapat menjadi anak-anak yang benar-benar sholih, taat kepada Allah, taat kepada agama, berbakti kepada orang tua, berkasih sayang kepada semua orang.

Selain di atas satu hal yang luar biasa adalah anak sholih merupakan investasi di kemudian hari ketika orang tua sudah berpulang di hadapan Allah SWT.

Kemudian anak-anak istrahat tidur, untuk persiapan qiyamul lail, yah meskipun dengan susah payah untuk bangun mereka atas izin Allah bisa melaksanakan dengan khidmat.

Usai sholat subuh berjamaah dilanjutkan kegiatan pagi hari ( beberes tempat, rihlah dan senam) yang dipandu ustadz prayogi. Acara selesai ditutup dengan pengumuman peserta terbaik dan apel pagi.

Harapannya anak anak bisa mengambil pelajaran yang baik dan bermanfaat dari mabit kali ini dan terus semangat menjadikan diri lebih baik kedepannya









Semarang, 28 Februari 2020, Puluhan siswa KBIT-TKIT Bina Amal berkumpul di Peron Stasiun Poncol Semarang. Mereka bersiap naik kereta api menuju Stasiun Ngrombo Purwodadi.

Naik kereta api...tut tut tut...siapa hendak turut... Penggalan lirik lagu kereta api,benar benar mengawali perjalanan anak-anak KBIT dan TKIT bina amal dalam kegiatan puncak tema "kereta".

Berangkat dari stasiun Poncol Semarang,anak-anak sudah ramai berkumpul dan mereka mencoba untuk men-scan tiket mereka sendiri, yaitu menuju stasiun Ngrombo di Purwodadi.

Sepanjang perjalanan,selain anak-anak bisa melihat pemandangan persawahan,yang mungkin jarang mereka temui selama berada di kota, mereka juga mendapatkan ilmu dari para kru kereta api diantaranya polsuska (polisi khusus kereta api) dan kondektur yg selalu memberitahu apa yg boleh dan tidak boleh dilakukan di dalam kereta, serta memberitahu marka/tanda apa saja yg ada di dalam kereta.

Rafa,salah satu murid B2 bahkan sangat menyukai perjalanan dengan kereta,karena bisa melihat kambing dan berlatih mandiri karena bisa naik kereta dengan teman-teman yg lain.

Alhamdulillah banyak ilmu dan pengalaman baru yg kami peroleh sepanjang perjalanan kereta dari stasiun Poncol Semarang sampai stasiun Ngrombo Purwodadi.





MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget