Latest Post



Alhamdulillah, Majelis Sekolah SDIT Bina Amal 02 sukses menyelenggarakan Craft Expo dengan tema "Kerajinan dari Kancing", yang dilaksanakan bersamaan dengan pengambilan rapot UTS semester 1 pada hari Sabtu, 6 Oktober 2018.

Pada kesempatan itu pengurus MS yang diketuai oleh ibu Diah Ayu Ristanti, S.IP juga menyediakan hadiah bagi juara dengan mempertimbangkan banyak kupon dari orang tua dan penilaian proses.

Penanggung jawab kegiatan ini, Ibu Alif Laila menerangkan bahwa ajang ini semata-mata untuk memfasilitasi para siswa dalam berkreasi. Imajinasi siswa tertuang dalam bentuk hasil karya yang menarik di Craft Expo ini. Diharapkan, dari event ini, anak-anak tidak hanya terasah kreativitasnya, namun juga dapat merasakan pentingnya sebuah teamwork yang solid.

Alhamdulillaah anak-anak antusias sekali dalam proses pengerjaan nya maupun dalam menghias stand pamerannya. Wali murid juga sangat antusias melihat dan ikut menilai hasil karya anak-anak.

Ada 10 stand berderet di koridor SDIT Bina Amal 2. Tiap stand itu tertata aneka macam hasil kerajinan tangan berbahan kancing, dengan tema yang beragam.

Ada yang mengambil tema Dapur Bundaku, yang memperlihatkan bermacam alat-alat makan minum, Aksesoris Syantik yang terdiri atas bros, gelang dan bandana, hingga tema Bersih Kelasku yang menyulap tempat sampah polos berubah wujud menjadi keranjang sampah penuh warna.

Segala macam hasil kerajinan berbahan kancing ini menjadi materi utama di event Craft Expo 2018. Pameran kerajinan siswa SDIT Bina Amal 2 ini merupakan ajang kompetisi tiap kelas untuk menghasilkan karya terbaik.

Bukan sekedar wujud hasil kerajinan saja yang dinilai untuk menentukan pemenang. Kerja sama, proses saat kreasi itu dihasilkan, perpaduan warna dan bentuk yang inovatif, turut andil memberikan poin penentu kemenangan.

Kemudian, pihak Sekolah dan  Majelis Sekolah berharap kegiatan ini tidak hanya mengasah kreatifitas siswa, namun juga menumbuhkan sportivitas bagi peserta. Bukan sekedar label juara saja tapi lebih pada, bagaimana mereka terjun di kompetisi ini dengan membawa semangat sportif, meraih juara dengan berbekal nilai kejujuran, tanpa upaya menjegal peserta lain. Itulah makna jawara sejati.

Semoga kegiatan ini menjadi kegiatan yg rutin dilaksanakan.












Bu Mar’ah, tadi malam saya ketemu gajah dalam mimpi saya... ”, “saya juga bu, saya mimpinya ketemu monyet”, “saya malah mimpinya kejebur di kolam angsa bu, terus ditolong sama-bapak yang ada di sana” cerita dari Annafi, Eowyn, dan Alya Kelas IV Imam Maliki secara beruntun disambut tawa teman-temannya semakin menambah suasana riuh gembira dalam perjalanan menuju *Semarang Zoo* hari Selasa, 2 Oktober 2018 kemarin. Dari situ semakin membuktikan bahwa kegiatan puncak tema adalah kegiatan yang dinanti-nanti oleh anak-anak.

Kegiatan puncak tema *“Peduli Terhadap Makhluk Hidup”* kelas IV SDIT Bina Amal 02 dilakukan di Semarang Zoo (Bon Bin Mangkang). Sesampainya di tempat seluruh siswa dikumpulkan di bawah pohon yang teduh untuk diberi pengarahan tentang apa yang harus mereka lakukan selama observasi di dalam kebun binatang. Sebelum masuk siswa juga diminta membuat daftar pertanyaan untuk _wawancara_ ke petugas kebun binatang untuk menanyakan tentang hewan yang mereka observasi. Daftar pertanyaan yang dibuat berkisar tentang, _habitat hewan_, makanan hewan, _hal yang bisa dimanfaatkan_ dari hewan, termasuk hewan yang dilindungi atau tidak dan pertanyaan lainnya.

Sepekan sebelum puncak tema siswa diberi proyek di rumah untuk merawat hewan dan tanaman yang ada di rumah mereka. Pelaksanaan proyek dibuktikan dengan mengirimkan foto dan video melalui whats up kepada wali kelas. Kegiatan ini dilakukan agar siswa semakin memahami _kewajiban_ kita kepada hewan dan tumbuhan dan tentunya juga semakin memahami bahwa hewan dan tumbuhan mempunyai _hak-hak_ yang harus kita tunaikan.

Salah satu yang menarik banyak siswa sehingga mereka enggan berpindah adalah ketika mereka sampai di hewan yang bernama owa, termasuk jenis kera yang paling langka didunia. Hewan ini adalah jenis satwa liar yang hampir punah. Mereka mencoba mengajak berkomunikasi dengan hewan tersebut. Bisa dikatakan hewan tersebut mempunyai suara yg paling keras yang bisa didengar di setiap sudut kebun binatang. Hal yang mengesankan buat Mia siswa kelas IV Imam Hanafi yaitu saat ingin memberi makanan kepada owa. Bukan makanan yang diambil owa tapi bolpen yang dipegang Mia lah yang diambil. Dan masih banyak hal yang menarik lainnya dalam puncak tema kali ini.

Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan puncak tema tidak terlepas dari kompetensi dasar muatan pembelajaran yang harus siswa kuasai pada tema “peduli terhadap makhluk hidup”. Pembelajaran yang dikemas seperti jalan-jalan seperti ini lebih mengesankan untuk siswa. Seluruh siswa terlihat senang dan gembira. Mereka menikmati aktivitas-aktivitas mereka lakukan selama kegiatan puncak tema. Mereka mangumpulkan banyak data dan informasi yang akan mendukung pembelajaran selanjutnya.

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget