Latest Post



Senin, 14 Januari 2019 bertempat di Lapangan Upacara SMPIT Bina Amal. Menyelenggarakan Pelantikan Pakar Beriman.

Pakar Beriman adalah singkatan dari Penegak Akhlaqul Karimah Berilmu dan Mandiri. Pakar Beriman merupakan organisasi siswa yang diharapkan mampu memberikan peran dalam membentuk siswa yang berakhlaqul karimah, berilmu dan mandiri.

Kepala SMP IT Bina Amal, Ibu Siti Choirum, S.Pd. selaku pembina upacara berpesan, Rasulullah S.A.W diutus tidak lain adalah untuk menyempurnakan akhlaq.

Sehingga dengan adanya Pakar Beriman diharapkan siswa dapat saling mengingatkan untuk berakhlaqul karimah, berlomba-lomba dalam kebaikan sehingga menjadi pribadi yang Solih, Mandiri dan Berprestasi.



 
 
Alhamdulillah, SDIT Bina Amal 02 berhasil menyelenggarakan Pelatihan Motivasi Sukses UN 2019 untuk seluruh kelas VI, Sabtu 12 Januari 2019. Bertempat di SDIT Bina Amal 02, motivasi siap menghadapi Ujian Nasional yang biasanya di ikuti oleh siswa, kali ini di ikuti oleh orang tua siswa atau wali. Ya, Bapak dan Ibu orang tua siswa pun ikut pelatihan siap UN.
Acara ini terdiri dari dua sesi. Sesi pertama seputar anak dan sekolah yang di sampaikan oleh Bapak Faturrahman S.Pd . Kemudian Sesi Kedua tentang motivasi mendidik anak agar bisa Meraih Sukses Ujian Sekolah, Sukses dalam hidup dan Sukses Sejat.
Sesi pertama menjelaskan untuk memberikan bukti cinta secara nyata kepada anak yaitu dengan menjadi fasilitator terbaik, menyiapkan pendidikan yang berdimensi ke depan untuk anak, mendekatkan anak dengan teknologi dan informasi, membangun komunikasi positif dan doa yang panjang untuk anak selepas sholat dan dimalam saat sendiri.
Sesi ke dua diisi dengan pentingnya menjadi orang tua yang sholih, karena kalau ingin anak yang sholih, maka kedua orang tuanya harus sholih terlebih dahulu. Orang tua diajak lebih banyak berdiskusi tentang anak. Apakah anak kita itu sebagai beban atau Anugrah. Apakah anak kita itu banyak memberi atau meminta. Kemudian bagaimana cara kita membentuk karakter anak, apakah dengan cara sering melarang, membentak, memarahi, menuntut atau dengan lembut, sabar , tidak menuntut.
Di akhir sesi kedua, di isi dengan muhasabah, selama ini sudah menjadi orang tua yang sholihkah? Sudah menjadi idola untuk anak kita kah? Sudah menjadi tempat curhat yang terpercayakah untuk anak? 
Dan yang spesial adalah orang tua dipertemukan dengan anak-anak mereka. Mereka dipersilahkan untuk berdiskusi antara anak dan orang tua. Apa harapan anak kepada orang tua dan apa harapan orang tua kepada anak. Mereka kemudian saling berjanji dan saling mendoakan...

















 


Kenalkan, siswaku ini namanya Reza, lengkapnya Rayzaki Putra De Riyadi.

POPDA tahun ini adalah kejuaraan terakhir baginya sebagai siswa SD. Selama 3 tahun ini, sejak ia duduk di kelas 4 aku selalu mendampinginya di POPDA cabor renang. Lihat saja, bagaimana kelihaiannya bermanuver di dalam air.

Mendampinginya selama 3 tahun ini cukup unik, cukup menggemaskan, selain memang wajahnya juga menggemaskan sih hehe.

Tahun pertama, di kelas 4, aku berusaha membujuknya untuk ikut POPDA, wajar saja, namanya tercatat sebagai salah satu siswa di klub besar di Kota Semarang. Sebuah kesempatan besar, didukung penuh oleh orangtuanya pula, ehh tapi waktu disuruh ikut dia malah bilang, "Aku mau ikut paduan suara aja!". GUBRAKK!!! Aksi bujuk-membujuk dan rayu-merayupun dimulai. Dan akhirnya yeayy! Tak hanya mau ikut, Reza jg berhasil menyandang predikat juara 2.

Tahun kedua, kelas 5. Tak susah membujuknya, hanya disuap pakai coklat kedburi dan sop mario depan sekolah, dia semangat ikut POPDA, maklum, dia lagi aktif2nya di klub, ikut KRAP dan sebagainya.

Tahun ketiga, di kelas 6, sekaligus tahun terakhir. Sebentar, kuhitung dulu, kira2 ada 123... Aahh, 7 orang yg berusaha membujuknya utk ikut POPDA!! What an amazing boy! Banyak kali alasannya, habis sunat, capek, gapernah latihan, dan lain sebagainya wkk. Dari rayuan, "Nanti kalo menang piagamnya kan lumayan bisa nambah poin masuk SMP, kesempatan terakhir loh", sampai "Bu Hijrah WA mama ya, minta ijin langsung ke mama". Dan jawabannya selalu berakhir dengan senyum2 menggemaskan, kepala nunduk malu2, sambil ngomong "AaAaA" dengan suaranya yg imut mendayu2. Tak sampai disitu saja, bahkan saat di kolam renang pun masih tetap dibujuk tantenya, "Dek, ikut butterfly ya, eman2 udah sampai sini, masa cuma dada, bebas doang. Yaa...". Seperti biasa, jawabnya "Terserah mama"

Satu lagi, sebelum dia akhirnya memutuskan ikut butterfly 100m, "Kalo aku ikut butterfly 100, brarti bebas 50nya gausah!" Rezaaaaaa!! wkwk

Tapi gapapa lah nak, kuturuti, daripada kamu mutung, alhamdulillah you show your best today!

Juara 2 gaya bebas 100m, juara 1 gaya dada 100m, juara 1 gaya kupu2 100m.

I'LL MISS YOU SOON!

Hijrah Maulidiah (Guru Olah Raga SDIT Bina Amal)


Alhamdulillah, SDIT Bina Amal berhasil memluluskan siswa-siswinya dalam Khotmil Quran dan Imtihan ke 12 , pada hari Sabtu, 5 Januari 2019. Acara yang bertempat di Balaikota Semarang itu terasa sangat istimewa, karena tahun ini berhasil meluluskan peserta dengan jumlah terbesar.

Sebanyak 133 siswa lulus tes, dengan rincian
Kelas 2 sebanyak 3 siswa
Kelas 3 sebanyak 2 siswa
Kelas 4 sebanyak 14 siswa
Kelas 5 sebanyak 51 siswa
Kelas 6 sebanyak 63 siswa

Ketua panitia, M Nur Syahid menuturkan bahwa Khotmil Qur'an ini merupakan angkatan 12 dengan peserta terbanyak yang berhasil di nyatakan lulus. Alhamdulillah meningkat dari tahun sebelum-sebelumnya.

Bahkan Nur Syahid menjelaskan bahwa seringkali siswa-siswi dari SDIT Bina Amal menjadi peserta terbanyak yang bisa mengikuti khotmil quran setiap tahunnya di Semarang Selatan.

Dalam acara itu, dijelaskannya bahwa bagian yang mendebarkan adalah saat orang tua memberikan pertanyaan kepada peserta tanpa ada bocoran sebelumnya. Sehingga orang tua yang hadir dapat mengetahui kemampuan putra-putrinya.

"Harapannya semoga anak-anak Bina Amal bisa membaca qur'an dengan baik dan benar, bisa dihayati dan diamalkan," ungkapnya. 

Beliau juga  menjelaskan bahwa mayoritas siswa-siswi yang lulus ujian dengan predikat Mumtaz atau sangat memuaskan.

Beberapa siswa juga memperoleh penghargaan, mulai dari yang terbaik, tercepat hingga termuda.

Acara tersebut juga dihadiri perwakilan dari UPTD Pendidikan, kepala-kepala sekolah dan wali santri.

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget