Latest Post


Surat ini bukan surat cinta sesungguhnya, melainkan surat motivasi bagi orang tua murid dari Kepala Sekolah sebuah sekolah di Yogyakarta.

Berikut petikan surat yang beredar  tersebut:

Dengan hormat, Bersyukur melalui surat ini kami menjumpai Bpk/Ibu/Sdr. Orang tua / wali terbaik yang terus mendukung putra/putri meraih prestasi, bersinergi bersama kami, di Mutiara Persada.

Bersama surat ini kami sampaikan bahwa, Ujian anak Anda telah selesai. Saya tahu Anda cemas dan berharap anak Anda berhasil dalam ujiannya.

Tapi, mohon diingat, di tengah-tengah para pelajar yang menjalani ujian itu, ada calon seniman, yang tidak perlu mengerti Matematika.

Ada calon pengusaha, yang tidak butuh pelajaran Sejarah atau Sastra. Ada calon musisi, yang nilai Kimia-nya tidak berarti. Ada calon olahragawan, yang lebih mementingkan fisik daripada fisika... di sekolah. Ada calon photografer yang lebih berkarakter dengan sudut pandang art berbeda yang tentunya ilmunya bukan dari sekolah ini.

Sekiranya anak Anda lulus jadi yang teratas, hebat! Tapi bila tidak, mohon jangan rampas rasa percaya diri dan harga diri mereka. Katakan saja: "tidak apa-apa, itu hanya sekedar ujian."

Anak-anak itu diciptakan untuk sesuatu yang lebih besar lagi dalam hidup ini. Katakan pada mereka, tidak penting berapapun nilai ujian mereka, Anda mencintai mereka dan tak akan menghakimi mereka.

Lakukanlah ini, dan disaat itu, lihatlah anak Anda menaklukkan dunia. Sebuah ujian atau nilai rendah tak akan mencabut impian dan bakat mereka. Dan mohon, berhentilah berpikir bahwa hanya dokter dan insinyur yang bahagia di dunia ini.

Semoga surat ini bermanfaat dan dapat menyadarkan kita ttg sudut pandang terhadap anak" kita*. Amin mohon maaf apabila kurang berkenan



Selama satu semester ini, SDIT Bina Amal telah mengadakan kegiatan penggalangan dana sebanyak lima kali,yaitu galang dana untuk Palestina,Rohingya, Idul Qurban, Santunan Dhuafa Muharram dan terakhir Donasi Peduli Bencana Banjir dan Longsor. Jika dirata-rata hampir tiap bulan SDIT Bina Amal melakukan kegiatan galang dana. Respon wali murid sangat baik. Tercatat hampir 130.000 juta donasi terkumpul dari lima kegiatan tersebut.

Dari data di atas,ada dua hal menarik yang perlu digarisbawahi,yaitu:

1. Tingginya kepedulian wali murid terhadap isu Keislaman dan kemanusiaan.*
Bahkan isu Rohingya yang penulis kira tidak sepopuler isu Palestina,perolehan donasinya terbanyak,menembus angka 40 juta. Kepedulian ini bisa jadi seiring sejalan dengan kesadaran/gairah berislam yang juga mulai tumbuh dan berkembang pada wali murid.

2. Tingginya kepercayaan wali murid pada lembaga SDIT Bina Amal. Mobilisasi galang dana yang hanya lewat WA dan surat mendapatkan feedback yang luar biasa. Bahkan tanpa menanyakan akan disalurkan ke mana dan melalui lembaga apa,mereka bersegera menyambut mobilisasi tersebut.

Tingginya kepedulian, kesadaran berIslam yang tumbuh berkembang dan kepercayaan terhadap SDIT Bina Amal,tentunya didapatkan melalui kerja panjang 15 tahun lalu,dari generasi awal sampai dengan generasi sekarang.
Hasil kerja panjang yang tentunya sangat penting untuk terus dijaga dan ditingkatkan oleh seluruh komponen yang ada.

Sebagai sekolah yang bervisi *Pengembang Masyarakat Mandiri Berkarakter Robbani*, dua hal di atas seharusnya menjadi sesuatu yang menjadi pertimbangan mendasar mengapa Bina Amal harus tetap menjaga dan meningkatkan eksistensinya.

Bina Amal bukan sekolah yang melulu menyasar murid untuk tumbuh dan berkembang sesuai fitrahnya dengan baik. Tetapi,SDIT Bina Amal adalah juga lembaga dakwah(pendidikan) yang berusaha menjadi fasilitator tumbuhnya kesadaran beragama para wali murid/orang tua,secara langsung maupun tidak langsung. Semua program atau kegiatan yang ada pada siswa, adalah juga mengajak para wali murid/orang tua untuk tumbuh bersama dengan nilai-nilai keIslaman yang diajarkan pada siswa.

Bisa dibayangkan,jika sekolah(guru) mengajarkan 1 kebaikan pada 1 orang siswa,sejatinya ia mengajarkan juga 1 kebaikan setidaknya pada 1 orang tua.
Jika ada 730 siswa ditambah setidaknya 730 orang tua yang juga terajak dalam kebaikan,maka ada 1460 manusia yang sedang diajak dalam kebenaran dan kebaikan.

SDIT Bina Amal adalah sarana dakwah yang sangat potensial dengan semua yang ada padanya. Semua yang terlibat di dalam amal dakwah pendidikan melalui SDIT Bina Amal adalah dai,mulai dari satpam, petugas cleaning service, karyawan TU, pustakawan dan para guru.

Maka,menjadi bagian dari terus bertumbuh dan berkembangnya Bina Amal adalah kesadaran yang terus perlu dipupuk. Ia bukan sekedar tempat menjemput rizki. Ia adalah tempat berjuang,sarana yang dengannya Alloh SWT berkenan menurunkan rahmat dan keberkahan. Ziyadatul Khoir.

Pun kegiatan PPDB adalah ikhtiar awal untuk mengajak banyak orang pada kebenaran,pada kebaikan. Ia melampaui hanya sekedar menjaring murid dan biaya operasional sekolah.

Mari menjadi bagian dari proyek dakwah ini. Mengambil peran dari usaha memperbaiki peradaban

*Ustadzah Fitriyani, S.S*
(Wakil Kepala III Bidang Kesiswaan dan Kehumasan SDIT Bina Amal Semarang )

🔹🌷🔹🌷🔹🌷🔹🌷

#YukSekolahDiBinaAmal
#PPDBOnline (20 Nov 2017-28 Jan 2018)
#SDITBinaAmal
#SholihMandiriCerdasCeria
#SekolahParaJuara
#DHumas (Humas Sdit Bina Amal)


Pekan lalu, siswa kelas VI SDIT Bina Amal bernama Siraj Arya berhasil menyabet 2 juara Taekwondo sekaligus di ajang Peka Olahraga Kota Semarang (PORKOT). 
Juara 1 (emas) pomsae individu dan juara 2 (perak) pomsae berpasangan menjadi rentetan medali yang didapatkannya. 
Kegiatan perlombaan ini diadakan di SMP N 4 Kota Semarang yang dihadiri peserta se-Kota Semarang. Siswa yang akrab dipanggil Arya ini memang aktif di bidang Taekwondo.



Semarang – Sebanyak 152 siswa SDIT Bina Amal ikuti wisuda tahfidz, Jumat (15/12) di lapangan SDIT Bina Amal jalan kyai saleh nomor 8 Semarang. Dari 152 siswa tersebut 124 siswa berhasil menyelesaikan hafalan juz 30, 17 siswa berhasil menyelesaikan hafalan juz 29, 10 siswa berhasil menyelesaikan hafalan juz 28, dan 1 siswa berhasil menyelesaikan hafalan juz 27.


Acara yang dimulai tepat pukul 07.30 WIB ini diawali dengan sholat dhuha berjamaah, bertindak sebagai imam adalah Ustadz Gunawan Arifan yang tidak lupa menyelipkan doa untuk saudara-saudara kita di Palestina.

Dalam sambutannya, Eka Hariyani., S.Pd salah satu perwakilan dari Yayasan Wakaf Bina Amal menyampaikan bahwa Al-Qur’an harus senantiasa menjadi pedoman hidup bagi setiap manusia, kewajiban bagi setiap muslim untuk mentadabburi dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an dan menghafalkannya, sebab hadiah yang Alloh janjikan kepada seorang penghafal Al-Qur’an adalah ia akan memberikan mahkota kepada kedua orang tuanya di syurga kelak.

Agenda wisuda tahfidz ini merupakan ajang apresiasi kepada siswa-siswa yang telah menyelesaikan hafalannya, sebelumnya mereka sudah melewati berbagai rentetan ujian sebelum dinyatakan lulus, mulai dari ujian level yang tidak hanya satu kali dan ujian juz.

Dalam agenda wisuda tahfidz ini, penghargaan juga diberikan kepada wisudawan dan wisudawati terbaik dari masing-masing juz, wisudawan dan wisudawati terbaik juz 30 diberikan kepada Malika Syehra dan Muhammad Hasan Iltizam, keduanya dari kelas II Imam Hambali, wisudawan dan wisudawati terbaik juz 29 diberikan kepada I Gusti Ayesha Safa dari kelas V Ubay dan Ibrahim dari kelas V Ubay bin Ka’ab, wisudawan dan wisudawati tebaik juz 28 diberikan kepada Salfa Zahiyah Ardiannestri dari kelas VI Ali bin Abi Tholib dan Ahmad Izzuddin Al Qassam dari kelas VI Utsman bin Affan, dan wisudawati terbaik juz 27 diberikan kepada Fawwazna Adyan Maydasa dari kelas V Ubay bin Ka’ab.

Melalui acara wisuda tahfidz yang digelar satu kali tiap semester ini harapannya siswa-siswi SDIT Bina Amal mampu termotivasi untuk menambah hafalannya selaras dengan program Wakil Kepala Sekolah IV Bidang Al-Qur’an yaitu siswa mampu menghafal ayat Al-Qur’an Satu Hari Tiga Baris (One Day Three Lines). #HMA

#YukSekolahDiBinaAmal
#WisudaTahfidz
#PPDBOnline (20 Nov 2017-28 Jan 2018)
#SDITBinaAmal
#SholihMandiriCerdasCeria
#SekolahParaJuara
#DHumas

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget