Agustus 2019



Sabtu (31/8/2019), bidang keasramaan SMA IT Bina Amal menggelar acara bertajuk Hijrah Menggapai Surga. Acara yang berlokasi di Aula Masjid Ulul Albab lantai 1 Universitas Negeri Semarang ini dilaksanakan mulai Sabtu,31 Agustus – 1 September 2019.

Adapun peserta acara ini ialah seluruh siswa putra SMP IT dan SMA IT Bina Amal. Hadir sebagai pembicara Ustadz Dimas Anafadli yang merupakan Founder LTQ Madani. Beliau menyampaikan makna Hijrah. Menurutnya makna hijrah ada dua.

“Pertama Makaniyah artinya hijrah atau pindah tempat. Kemudian yang kedua Maknawiyahnya berarti hijrah atau berubah sikap, budi pekerti yg lebih baik”, ujarnya.

Tak hanya makna, dia juga menyampaikan macam-macam Hijrah. Pertama I’tiqodiyah yang artinya hijrah keyakinan. Kemudian yang kedua Fiqriyah yang artinya Hijrah Pemikiran dari jahiliyah ke Islamiah.

“Macam hijrah yang ketiga adalah Syu’uriyah atau Hijrah Kesenangan atau istilah lainnya kita lebih mengejar kenikmatan akhirat dibandingkan kenikmatan dunia. Kemudian yang terakhir Hijrah Sulukiyah artinya hijrah Akhlak. Semoga ditahun yang baru kita semakin baik akhlaknya”, paparnya.

Sementara itu, menurut M. Ridwan selaku perwakilan keasramaan, Mabit memang rutin di lakukan tiga atau enam bulan sekali dan di momen-momen tertentu seperti ini. Selain untuk meng-charge rukyah dan mendekatkan diri kepada sang Maha Kuasa melalui sholat malam, tilawah dan zikir.

“Agenda seperti ini juga dapat menjalin keakraban warga asrama yang terdiri wali asrama, pendamping dan santri atau siswa”, pungkasnya. Rangkaian Mabit tersebut akan ditutup dengan futsal bersama ahad pagi antara santri dengan wali asrama.


Semarang, 26 Agustus 2019 keluarga SMIT Bina Amal Gunungpati Kota Semarang kedatangan tamu dari SMPIT Al Manar Pangkalan Bun Kalimantan Tengah. Peserta kunjungan terdiri dari lima puluh satu siswa kelas sembilan, perwakilan guru dan orang tua. Agenda utamanya adalah mencari referensi studi lanjut untuk anak-anak kelas sembilan

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh H.Joko Widodo,S.Akt. selaku ketua Yayasan Wakaf Bina Amal. Dalam sambutannya, Joko widodo merasa senang mendapat kunjungan dari pulau seberang. Ia mengungkapkan kalau tahun 2013an pernah merasakan tinggal di Palangkaraya Kalimantan Tengah. Dalam kesempatan yang singkat itu, tak lupa ia menceritakan sejarah singkat SMIT Bina Amal dan profil lulusan dari SMA IT Bina Amal. Kita berharap kerja sama ini dapat berjalan dengan baik dan banyak anak-anak dari SMP IT Al Manar melanjutkan sekolah di SMA IT Bina Amal. Imbuhnya

Sementara itu, anak-anak peserta study tour berada di ruang yang berbeda dengan agenda presentasi agenda kesiswaan dilanjutkan visitasi lingkungan sekolah. Acara dipandu oleh pengurus OSIS dan didampingi oleh Waka kesiswaan dan Humas.
Dalam pengantarnya, Kiswanto menyampaikan selamat datang di kampus SMIT Bina Amal. Kampus "sederhana yang mempesona". Mengapa mempesona? Menurut ia, dengan kondisi yang ada SMA IT Bina Amal mampu berbicara banyak di level kota semarang dan propinsi Jawa Tengah maupun nasional. Torehan prestasi yang diperoleh anak-anak dan guru menjadikan SMA IT Bina Amal lambat laun menjadi sekolah yang patut diacungi jempol.

Setelah peserta mengikuti acara seremonial, mereka diajak keliling sekolah didampingi pengurus OSIS. Mereka melihat aktifitas anak-anak pasca sholat ashar berjamaah. Selain itu para peserta juga mencoba beberapa fasilitas yang ada, khususnya SSLC. SSLC sendiri merupakan sinergi antara SMIT Bina Amal dengan salah7 satu raksasa elektronik  Samsung dari negeri ginseng.

Peserta antusias dan merasa senang dengan fasilitas tersebut. Selain itu, mereka juga mencoba bermain futsal, bola voli dan meninjau asrama serta fasilitas lainnya. Di akhir acara setelah sholat maghrib berjamaah para peserta berfoto bersama dengan guru dan panitia penyambutan.



















Semarang - Sebanyak 75 peserta terdiri dari siswa kelas 3, 4, 5, 6 SDIT Bina Amal mengikuti ujian internal EBTAQ pada hari ini Sabtu, 24 Agustus 2019. Para penguji yang terdiri dari guru qiraati SDIT Bina Amal dengan sabar mendampingi siswa. Ujian Internal EBTAQ adalah ajang pemanasan untuk persiapan Pra EBTAQ dan Ujian EBTAQ.

"Alhamdulillah kegiatan ujian internal hari ini berjalan lancar. Barokalloh kepada seluruh penguji yang luar biasa sabar dalam mengajari para siswa. Terimakasih kepada para orangtua yang telah mensuport penuh serta seluruh siswa yang telah berjuang walau masih ada waktu untuk memperbaiki semua. Semoga saat Pra Ebtaq dan EBTAQ nanti hasilnya lebih baik", ungkap Ustadzah Siti Roika, selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Al Quran SDIT Bina Amal.

EBTAQ adalah evaluasi tahap akhir qur'an yang dilakukan dengan Metode Qiraati. EBTAQ dilakukan ketika siswa sudah menyelesaikan semua materi qur'an dengan metode qiraati. Harapannya dengan adanya EBTAQ ini menunjukkan bahwa apa yg diajarkan gurunya dapat dipahami dengan baik oleh siswa. Dengan suksesnya siswa dalam EBTAQ berati sukses pula pengajaran qur'an di SDIT Bina Amal.

SDIT Bina Amal melaksanakan 3 tahapan agar dapat memaksimalkan hasil EBTAQ, yaitu Ujian internal, pra EBTAQ, dan EBTAQ. Ujian Internal merupakan pemanasan untuk menghadapi Pra EBTAQ dan EBTAQ. EBTAQ diselenggarakan oleh Pusat Pengajaran Qiraati Semarang. Penguji adalah ustad ustadzah yang sudah berlisensi atau bersyahadah dari qiraati.

EBTAQ pada tahun ini terdiri dari berbagai macam aspek penilaian. Penilaian itu diantaranya adalah fashohah, tartil, ghorib, tajwid, doa harian, surat pendek, praktik wudhu, dan praktek sholat.

Semoga hasil Pra EBTAQ dan EBTAQ yang insyaAlloh akan dilaksanakan bulan September untuk Tahap I dan November untuk Tahap II semua peserta EBTAQ lulus dengan hasil yang memuaskan. Aamiiin.















Selama 4 hari, Rabu - Sabtu, 21 - 24 Agustus 2019, seluruh guru SDIT Bina Amal mengikuti Supervisi KBK (Kesejahteraan Berbasis Kinerja). Kegiatan supervisi ini bertujuan untuk pemantauan dan penilaian kinerja guru dalam Penyelesaian Perangkat dan Administrasi Pembelajaran.

Menurut Wakil Kepala Sekolah II Bidang Administrasi, Kepegawaian, Sarana Prasarana dan Lingkungan, Ibu Ning Diah K, S.Pd.I., Supervisi adalah sarana peningkatan kualitas kinerja para guru pada khususnya dan pengajaran di kelas pada umumnya. Serta tentunya pemantauan dari para stakeholder kepada seluruh guru.

Pak Nur Syahid, S.Pd.I guru kelas IV Ibnu Abbas menyampaikan kelegaannya karena telah menyelesaikan rangkaian proses pembuatan perangkat dan administrasi sampai pada supervisinya bersama supervisor.

Berbeda halnya dengan Ibu Ria Adhea, S.Pd., yang sebagai guru baru, dari awal mengungkapkan ke-grogian-nya menghadapi supervisornya. Alhamdulillah seluruh perangkat dan administrasinya telah dinilai serta evaluasi dari supervisor telah dirangkum agar bisa diperbaiki dan diselesaikan. #adz

====================
*Fokus KBK*🎯🎯

A. *Perangkat Pembelajaran*

*Dokumen 1*
1. Pemetaan KD
2. Prota
3. Prosem
4. Kaldik
5. Jadual mengajar

*Dokumen 2*
1. Spiderweb
2. Silabus

*Dokumen 3*
1. RPP

B. *Administrasi guru*

1. Buku Supervisi
2. Buku Lesson plan
3. Buku Kejadian siswa
4. Buku catatan prestasi siswa
5. Jurnal Mengajar
6. Buku absen
7. Buku nilai akademik
8. Buku nilai karakter
9. Buku Keliling

C. *Administrasi Kelas*
1. Jurnal Kelas
2. Buku absen kelas






Sabtu, 25 Agustus 2019 menjadi pengalaman yang luar biasa bagi mereka berdua bisa lomba Sains Kelas sekaligus Lomba mewarnai. Dalam rangka Ajang Kompetisi Anak 2019 di Gaya Swalayan Kedungmundu bertemu dengan teman-teman baru lainnya.

Fazila Prameswari dari kelas 4 Ibnu yang akrab dipanggil Fazila ini meraih Juara 2 dalam Lomba Sains Kelas dan Juara Harapan 2 Lomba Mewarnai Gambar.

Dan Fauziya Atiqoh dari Kelas 3 Hamzah meraih Juara 1 Lomba Mewarnai Gambar dan Juara 3 Lomba Sains Kelas.








Barokallah, semoga bisa menginspirasi yang lain...





Semarang, 25 Agustus 2019 bertempat di SDIT Bina Amal, 3 orang Guru Bina Amal dilepas untuk mengikuti Teacher Development Workshop Program di Malaysia 26-29 Agustus 2019. Mereka adalah Ust Bajuri, S.Pd dari unit SMAIT, Ust Dedik Setiawan S.Pd dari unit SMPIT dan Ust Oktora S,Pd dari unit SDIT.

Teacher Development Workshop Program adalah program pelatihan kepada guru tentang Teaching Pedagogies, Thinking Skill and Process Skills, Lesson GAmzification, Storytelling In Classroom, dan STEM Teaching Kit

Joko Widodo selaku Ketua Yayasan Wakaf Bina Amal menyampaikan bahwa Bina Amal bertekad untuk terus menigkatkan kualitas Sekolah. Salah satu caranya adalah dengan mengagendakan peningkatan mutu guru melalui workshop, pelatihan dan seminar.

Bahkan di hari sebelumnya, yaitu Sabtu – Ahad, 24-25 Agustus 2019 kami mengadakan workshop menjadi guru inspiratif dengan mengundang trainer tingkat nasional.

Untuk itu kami mengirimkan delegasi workshop ke Malaysia, harapannya agar bisa Menjadi duta Bina Amal, untuk mencari ilmu yang bermanfaat yang bisa diterapkan di unit unit LPIT Bina Amal. “Tuturnya”

Ust Oktora salah satu guru yang mengikuti workshop juga mengungkapkan kegembiraannya. “ Ini adalah pengalaman baru bagi kami, bertemu orang baru, di negara baru dengan bahasa dan budaya yang berbeda. Kami sangat berterima kasih kepada pihak Sekolah yang memberikan fasilitas dan kepercayaan untuk mengikuti agenda ini. Semoga kami bisa belajar banyak dan menerapkankannya di Bina Amal, sehingga Bina Amal bisa menjadi sekolah yang semakin berkualitas gurunya , mutu pendidikannya dan anak didiknya…”






Semarang, 24 Agustus 2019 di Aula BPMK Semarang, sekitar 70 Guru SMIT Bina Amal mengikuti Workshop menjadi guru inspiratif. Dengan Trainer Jumadi Subur SE, MM, CPHR. Trainer dan Konsultan SDM tingkat Nasional.

Eka Hariyani, selaku Ketua HRD mengatakan bahwa selama dua hari, Bapak Ibu Guru akan di latih untuk menjadi guru inspiratif. Menjadi guru yang mampu tampil energik , percaya diri, menyampaikan materi dengan sistematis dan inspiratif. Mengajar sesuai dengan preferensi belajar siswa. Mengajar sesuai dengan Mesin Kecerdasan siswa.

Sehingga akan mampu menjadi inspirasi yang positif bagi anak didik. Menjadikan anak didik mempunyai karakter yang baik, menjadi contoh dan mampu mengajak kebaikan bagi masyarakat. “Tuturnya”

Salah satu materi yang disampaikan adalah menjadi guru yang asyik. Membuat anak didik merindukan kehadiran guru. Sehingga tanpa diminta anak didik akan bersemangat dalam mengikuti materi pelajaran yang disampaikan. Guru asyik tidak hanya dalam kelas, tapi diluar kelas bisa menjadi inspiratif dan menyenangkan bagi siswa dan seluruh civitas sekolah.

Semoga Guru Bina Amal bisa menjadi inspirsi kebaikkan …





















MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget