Desember 2015

Pengertian meningitis yang dikutip dari wikipedia.org yaitu adanya radang pada bagian membran yang menyelubungi otak dan juga sumsum tulang belakang yang disebut menigen. Meningitis merupakan penyakit yang berbahaya dapat menyebabkan kematian pada penderitanya.

Radang selaput otak atau meningitis tidak hanya saja menyerang dewasa akan tetapi dapat menyerang anak-anak. Untuk lebih mengenali Meningitis pada anak maka di artikel kali ini akan dijelaskan ciri anak yang mengidap menginitis, kapan anda harus khawatir dan memerlukan bantuan medis. Selain itu mengenai pencegahan dan pengobatan yang dilakukan untuk anak yang menderita menginitis.
Bagaimanakah penyakit meningitis pada anak?

Anak yang terserang meningitis kebanyakan berusia lima tahun. Anak yang menderita meningitis mengalami peradangan selaput dan membengkak. Beberapa kondisi penyakit ini akan membaik dengan sendirinya akan tetapi apabila dibiarkan maka seringkali menimbulkan komplikasi yang serius dan semakin parah pada anak yang menderita meningitis.

Meningitis pada anak dapat menular, hal ini dikarenakan mikroorganisme yang mudah menular. Apabila telat mendapatkan penanganan maka akan menyebabkan kondisi yang serius bahkan hingga lumpuh dan gangguan mental. Penyakit meningitis akan menular melalui ingus dan cairan ludah anak yang menderita meningitis. Apalagi ketika anak sedang bersin, berbicara, batuk ataupun tertawa. Bahkan penularan dapat terjadi dari makan dan minum bersama dengan penderita.

Penularan menginitis memang sangat mudah, sehingga orang tua harus waspada. Barang yang digunakan anak yang menderita menginitis misalnya handuk atau tisu bekas dapat menjadi media penularan pada anak. Anak yang menderita menginitis akan menularkan penyakitnya selama masih menunjukan gejala tersebut. Bahkan penderita meningitis dapat menularkan bakterinya setelah mengkonsumsi obat antibiotik sekitar 24 jam dari pemberian obat meningitis.

Berbahayakah penyakit meningitis pada anak?

Meningitis merupakan penyakit yang serius, infeksi yang dialami oleh anak yang mengidap menginitis bisa hingga ke jaringan otak bahkan hingga merusak otak. Hal ini karena penyebabnya adalah mikroorganisme yang mudah menyerang. Penyebab dari meningitis pada anak dibagi menjadi dua :

1. Meningitis Viral

Pada meningitis viral disebabkan karena beberapa virus. Pada kasus anak yang menderita meningitis viral sulit diobati bahkan dengan menggunakan antibiotik sekalipun. Penyakit meningitis viral sering terjadi pada musim panas walaupun demikian biasanya tidak sampai menyebabkan anak yang menderita mengidap penyakit serius ataupun merusak.

2. Meningitis Bakteri

Meningitis bakteri sangat umum terjadi pada anak-anak. Meskipun dapat diobati dengan menggunakan antibiotik akan tetapi terkadang akan berdampak pada kerusakan otak, tuna ganda, gangguan mental dan lumpuh. Pencegahan terhadap meningitis pada anak-anak dilakukan saat bayi yaitu dengan memberikannya vaksin prevnar untuk melindungi dari pneumococcus.

Apabila dilihat dari penyebabnya meningitis yang paling berbahaya adalah meningitis yang disebabkan oleh bakteri yang dapat menyebabkan anak yang terserang bakteri meningitis mengalami kerusakan otak, gangguan mental, tuna ganda bahkan hingga kelumpuhan. Meskipun demikian bukan berarti meningitis yang disebabkan oleh virus tidak berbahaya, sama saja akan membahayakan kesehatan anak. Sehingga penting untuk orang tua mengetahui gejala yang menunjukan anak terserang bakteri atau virus menginitis untuk mendapatkan pengobatan dini.

Kapan harus khawatir dengan kondisi anak diduga menginitis?

Pada anak yang terserang virus atau bakteri meningitis akan mengalami gangguan kesehatan. Pada dasarnya gangguan kesehatan yang umum dan seringkali diabaikan. Untuk membantu anda, berikut ini adalah gejala awal yang harus anda kenali ketika anak terserang mikroorganisme penyebab miningitis :

1. Anak mengalami demam hingga 39 derajat

Demam seringkali banyak penyebabnya akan tetapi untuk anak yang terserang meningitis gejala demam hampir mirip dengan gejala flu. Bahkan anak akan mengalami pilek, batuk, muntah-muntah dan disertai dengan diare yang menandakan bakteri berinkubasi 2-14 hari.

2. Pusing

Anak akan mengalami pusing yang menyakitkan yang disebabkan karena lapisan yang terinfeksi dari otak yang sedang meradang. Bahkan anak lebih sensitif terhadap cahaya.

3. Kehilangan nafsu makan

Salah satu gejala dari meningitis pada anak adalah kehilangan nafsu makan sehingga anak yang tidak mau makan kemudian mengalami perubahan warna kulit menjadi kuning bahkan hingga rewel dan mengalami kejang-kejang.

4. Leher nyeri dan kaku

Pada anak yang terserang penyakit meningiti seringkali mengeluhkan nyeri dan kaku. Meskipun demikian tidak berlaku pada anak yang nyeri pada bagian tenggorokan di depan leher. Umumnya akan mengeluhkan pada bagian leher belakang. Bahkan ketika anak menunduk dan melihat perut akan semakin sakit. Apabila ketika lapisan ini terinfeksi maka akan semakin meradang dan menimbulkan sakit yang semakin parah.

Gejala yang dialami oleh anak yang terinfeksi menginitis hampir sama dengan gangguan kesehatan yang ringan. Sedangkan gejala meningitis yang paling khusus adalah ketika anak anda mengalami kekakuan pada bagian leher. Meskipun demikian apabila anak anda mengalami beberapa gejala yang mengarah pada meningitis perlu dilakukan pemeriksaan. Misalnya ketika anak anda mengalami sakit kepala yang hebat disertai dengan demam dan juga muntah maka pemeriksaan dokter yang akan membantu untuk mendiagnosa penyakit anak anda. Dokter akan mempertimbangkan gejala yang terjadi pada anak, apakah merupakan flu berat atau meningitis. Dokter akan menyarankan menggunakan spinal tap meskipun sangat beresiko pada anak yang melakukan spinal tap. 

Bagaimana pencegahan dan pengobatan penyakit meningitis pada anak?

Pencegahan dapat dilakukan dengan memberikan vaksin ketika bayi. Biasanya dengan menggunakan imunisasi HiB/pneumokukus. Selain dengan memberikan vaksin yang harus anda perhatikan adalah menjaga kebersihan yang berhubungan dengan mencuci tangan sebelum menyentuh makanan ataupun menghindari menyentuh mulut dan hidung ketika tangan anak kotor.

Selajutnya hindari kontak langsung dengan anak yang sedang sakit. Hal ini dikarenakan penularan meningitis yang dapat melalui ingus atau lendir yang tanpa disadari dapat menyerang anak sehat. Terakhir hindari menggunakan alat makan yang sama dengan penderita untuk mengitis pada anak.

Anak yang mengidap meningitis dapat sembuh tanpa melakukan pengobatan akan tetapi penyakit akan berkembang lebih parah dan menimbulkan komplikasi apabila sembuh tidak sempurna. Apalagi bila penyebab meningitis pada anak adalah bakteri pengobatan harus segera dilakukan untuk menurunkan resiko kerusakan otak yamg permanen.

Pengobatan yang dilakukan yaitu dengan pemeriksaan ke dokter selanjutnya akan disarankan untuk menggunakan test medis yang dapat mengetahui infeksi, berikut adalah langkah yang dilakukan :

1. Test darah

Dokter akan mengambil test darah dan pemeriksaan laboratorium.Tujuannya untuk mengetahui darah ditumbuhi oleh mikroorganisme atau tidak.

2. Test Pencitraan

Test ini menggunakan x-ray dan CT-scandilakukan untuk melakukan pemeriksaan kepala , dada ataupun sinus.

3. Spinal tap

Diagnosis dengan menggunakan cairan serebrospinal, apabila pada anak yang menderita menginitis akan menunjukan peningkatan jumlah sel darah putih dan kadar gula yang rendah.
Sumber : bidanku.com

Perubahan kondisi kesehatan anak kerap kali membuat orang tua cemas tidak terkecuali pada situasi badan anak mengalami demam. Meskipun demam seringkali dikatakan biasa akan tetapi apabila disertai dengan ciri (demam) yang berbahaya anda harus waspada untuk memberikan pertolongan pertama.

Kali ini kami akan membahas tentang penyebab kejang demam pada anak, seperti yang pernah di posting sebelumnya pertolongan apabila anak kejang saat demam, bahwa kejang demam harus mendapatkan pertolongan yang tepat. Kali ini kami akan memberitahu apa penyebab dan solusi bagi anda yang tiba-tiba mendapati kondisi anak kejang demam.
Kejang Demam

Kejang demam atau stuip merupakan kondisi dimana sikecil mengalami perubahan suhu tubuh dari kondisi normal (36-37,2 derajat celcius) ke suhu yang lebih tinggi. Kejang demam sering terjadi pada anak-anak bahkan pada 2-5% terjadi pada anak berusia 6 bulan hingga usia 5 tahun. Kejang demam pada anak yaitu ditandai dengan kondisi dimana anak mengalami suhu tubuh di atas 38 derajat celcius. Tidak disertai dengan riwayat anak mengalami kejang dalam kondisi normal, gangguan dan infeksi. Kejang demam akan berbeda dengan kondisi anak yang mengalami kejang pada kondisi normal,kejang pada kondisi normal biasanya dihubungkan dengan kondisi gangguan saraf sedangkan kejang demam hanya ketika anak demam dan terkait usia, seringkali dialami oleh anak usia 14-18 bulan.
Penyebab Kejang Demam Pada Anak

Kejang demam bisa berulang dialami oleh anak bahkan potensi bagi anak yang mengalami kejang demam pada usia dibawah 1 tahun dapat terjadi berulang. Selain itu kejang demam pada anak akan beresiko berulang ketika keluarga memiliki riwayat kejang demam.

Berikut adalah faktor resiko dan penyebab kejang demam pada anak :
  1. Usia anak anda 18 bulan ke atas lebih beresiko mengalami kejang demam.
  2. Pada kondisi tubuh anak yang mengalami demam kejang yaitu ditandai dengan suhu tubuh yang tidak terlalu tinggi dan juga masa demam yang singkat.
  3. Kejang demam dapat juga disebabkan karena infeksi virus atau penyakit lain yang dapat pemicu kejang demam seperti radang telinga, infeksi saluran napas atas, infeksi saluran kemih atau radang pada amandel.
  4. Mengalami kejang demam yang berulang dengan resiko 15-70% pada 2 tahun pertama setelah anak mengalami kejang demam yang pertama.
Mencegah Kejang Demam Pada Anak

Anda dapat melakukan pencegahan ketika anak anda demam sehingga tidak disertai dengan kejang, berikut adalah beberapa pencegahan kejang demam :
  1.  Anda dapat memantau dengan menggunakan termometer suhu tubuh anak.
  2. Hindari menggunakan baju yang terlalu tebal sehingga membuat keluarnya panas terhambat
  3. Anda dapat mengkompres dengan menggunakan air hangat.
  4. Berikan obat pereda demam sesuai dengan resep dokter.
Mengatasi Kejang Demam Pada Anak

Apabila anak anda mengalami kejang demam, berikut cara mengetasinya :
  1. Anda dapat segera membawanya ke dokter untuk diberikan evaluasi dan menyingkirkan kemungkinan penyakit bahkan apabila anak anda telah berhenti kejang. Pemeriksaan sangat diperlukan.
  2. Apabila anak mengalami kejang jangan berikan makanan ataupun minuman. Ketika anak anda mengalami kejang sebaiknya kepala anak dimiringkan agar air liur tidak membuatnya tersedak.
  3. Hindari anak anda dari benda yang dapat melukainya.
  4. Tidak dianjurkan untuk memberikan obat anti kejang tanpa pengawasan dokter.
Sumber : bidanku.com

Data
Guru Berprestasi TKIT Bina Amal


Nur Isnaeni, S.Pd
Juara I Lomba APE  JSIT Tingkat Korda Semarang

Tutik Hariyanti, S.Pd
Juara II Lomba KBM Kreatif  JSIT Tingkat Korda Semarang

Sri Lestari, S.Pd
Juara  III Juara dongeng On The Spot  Tingkat Kota semarang
Juara III Lomba  Bahasa Jawa Tingkat Kota Semarang
Juara Harapan I Lomba Baca cerita tingkat Kota semarang

Suci Khodijah, S.Pd
Juara I Lomba APE JSIT Korda semarang
Juara I Lomba APE UPTD Semarang Selatan

Sakdiyah, S.Pd
Juara III Guru berprestasi Kota Semarang
Juara I guru berprestasi Semarang Selatan
Juara Harapan I Guru Berprestasi Semarang selatan
Juara II dongeng on The Spot Tingkat Kota Semarang
Juara III Lomba Sandiwara Boneka tingkat Kota Semarang
Juara I Lomba Membaca Cerita Kecamatan Semarang Selatan
Juara II Lomba Kreatifitas Guru TK dalam Pembuatan Alat Peraga Pendidikan Semarang Selatan
Juara I Lomba Bercerita Yayasan Bina Amal


Prestasi Kepala Sekolah KBIT-TKIT Bina Amal
Juara III Guru berprestasi Kota Semarang
Juara I guru berprestasi Semarang Selatan
Juara Harapan I Guru Berprestasi Semarang selatan
Juara II dongeng on The Spot Tingkat Kota Semarang
Juara III Lomba Sandiwara Boneka tingkat Kota Semarang
Juara I Lomba Membaca Cerita Kecamatan Semarang Selatan
Juara II Lomba Kreatifitas Guru TK dalam Pembuatan Alat Peraga Pendidikan Semarang Selatan
Juara I Lomba Bercerita Yayasan Bina Amal


Data Siswa Berprestasi KBIT Bina Amal 
Th 2013-2014 

Mutia muthmainnah rifa’i
Juara Lomba Menyusun Ring Donat Se Kota Semarang

Kikih Zaginah Fatma Maryam
Juara harapan III lomba Mewarnai Sekota semarang

Axel aulian Fandy
Juara I Kategori B Festifal Mata sehat mata Indah rumah Sakit Islam Sultan  Agung

Axel Aulian Fandy, Aham Firdaus, amalina Esthesia
Juara III lomba estafet Gembira Gebyar paud UPTD Pendidikan Kecamatan Semarang Selatan

Shofa Nashithoh
Juara III lomba Mewarnai tingkat KB se Kota Semarang

Shofa Nasyithoh
Juara II lomba Hafalan do’a di PAUD Dian Dharma Putra

Baydar Widaad A’llal
Juara III mincing mania

Shafa Aulia rahma
Juara I Finger Painting Gebyar PAUD UPTD Pendidikan Semarang Selatan

M. Kenzi R
Juara III menangkap Ikan Gebyar PAUD UPTD Pendidikan Semarang Selatan

M. Kenzie R
Juara III Fashion Show Busana Batik Usia 1-2 tahun PAUD Dian Dharma Putra

Vinno Rayya Rarendra
Juara Harapan III Fashion Show Busana Batik Usia 1-2 tahun PAUD  Dian Dhahrma Putra

ZUbair Abdul Fattah
Juara II Kompetensi Robot Karya Momen Wow Anak Indonesia

Kikih Zaginah Fatma Maryam
Juara III Kompetensi Robot Karya Momen Wow Anak Indonesia



Data Siswa Berprestasi TKIT Bina Amal
Th 2014-2015

Ananda Afham Firdaus    
Juara I Lomba Memindahkan Bola tingkat kota Semarang

Ananda M. Rasyid Fauza     
Juara II lomba Memindahkan Bola tingkat Kota Semarang

Ananda Baydar Widaad A’la  
Juara III Lomba Memindahkan Bola tingkat Kota semarang

Ananda Farrel Yudanta
Juara Harapan III Lomba Memindahkan Bola tingkat Kota Semarang

Ananda M. Aslam Rafif 
Juara Harapan II Lomba menendang Bola tingkat Kota Semarang

Ananda Aisha salma    
Juara III Lomba Mewarnai IGTKI Semarang Selatan

Tim Senam TKIT Bina Amal      
Juara Harapan III Lomba Senam Sehat Ceria PKG Gugus Kec Semarang Selatan


Kemah Ukhuwah Pramuka Penggalang / KEMNAS adalah kegiatan rekreasi edukatif di alam terbuka dalam bentuk perkemahan besar Pramuka Penggalang. Perkemahan ini merupakan sarana pembinaan Pramuka Penggalang yang menitikberatkan pada pengembangan diri peserta yang terdiri atas bidang spiritual, emosional, sosial, intelektual, fisik (SESOSIF) baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat.

Kemah Ukhuwah Nasional III Sako Pramuka SIT 2015 diselenggarakan untuk mewujudkan generasi muda Indonesia yang TAQWA, TANGGUH, TANGKAS dan TEGUH serta untuk menumbuhkan rasa kebangsaan yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.

Kemah Ukhuwah Nasional III Sako Pramuka SIT 2015 bertujuan untuk meningkatkan karakter kemandirian, ketangguhan dan keterampilan, jiwa kepemimpinan, semangat persaudaraan, persatuan dan kesatuan Pramuka Penggalang dalam bingkai nilai-nilai ke Islaman serta memiliki komitmen terhadap penghayatan dan pengamalan Kode Kehormatan Pramuka yaitu Tri Satya dan Dasa Darma.

Kegiatan  KEMNAS III dilaksanakan pada hari Selasa-Sabtu tanggal 3 – 7 November 2015 di Bumi Perkemahan Coban Rondo – Malang, Jawa Timur. Tema KEMNAS kali ini adalah “Berbekal Taqwa meraih cita, menjalin ukhuwwah membangun bangsa”

SDIT Bina Amal akan mengikuti Kemah Ukhuwah Nasional III ini, dengan mengirimkan 2 regu penggalang terbaik yang terdiri dari 10 putra/arrijal dan 10 putri/annisa. Berbagai persiapan telah dilakukan, baik persiapan fisik maupun mental peserta agar dapat membentuk karakter kemandirian, ketangguhan dan keterampilan, jiwa kepemimpinan, semangat persaudaraan, persatuan dan kesatuan Pramuka Penggalang dalam bingkai nilai-nilai ke Islaman.

Alhamdulillah, Regu Elang (red: putra) maupun Regu Edelweis (red: putri) telah berhasil meraih Juara Regu Tergiat SD Putra dan Putri Scout Callenge sekaligus. SDIT Bina Amal berangkat hari senin tanggal 2 November 2015 bersama Kakak SMPIT Bina Amal. adaptasi yang luar biasa kami lakukan. Cuaca yang ekstrem, debu dimana-mana, tak menghalangi kami untuk memperbanyak teman dan sodara. Di sebelah kanan tenda kami ada peserta dari Makasar, Sulawesi, Sebelah Kiri Kami Wonogiri, Jawa Tengah, Depan dan Belakang Kami dari Kalimantan. Sungguh Keanekaragaman bahasa (dialek) dan makanan yang saling kami berbagi itu menambah keseruan petualangan bagi anak-anak. Ada juga peserta dari negara tetangga, Malaysia dan Thailand. Semoga anak-anak yang mengikuti Kemnas ini dapat mengambil hikmah yang berharga dan berguna. aamiiin...


Ketua Tim Pendamping dan Pembina :

Adzkiyati Amanatus Sholichah

Tim Pendamping dan Pembina :
1. Aisyah Jumiatun
2. Rahayu Hapsari
3. Dedy Saputro

Adapun siswa-siswi terbaik yang  mengikuti Kemah Ukhuwah Nasional III ini sebagai berikut :

 REGU PUTRA
  1. Moh. Satrio Arif Wicaksono
  2. Yahya Abdul Hafidz
  3. Zufar Nabiil Akram 
  4. Luthfi Muhammad Rizky
  5. Yuan Nadhif Athallah  
  6. Muhammad Alif Auriansyah
  7. Majiid Reza Herlambang
  8. Maulidani Haidar Al Furqon
  9. Muhammad Hilman Sidqi
  10. Daffa Afarell Putera Wijaya 
REGU PUTRI
  1. Salma Nabilatuz Zahra
  2. Nasywa Afrilia Dhiyaa Ulhaq 
  3. Adila Salsabila
  4. Shabrina Salma Khairunisa  
  5. Sabrina Putri Sekar Alim 
  6. Laila Najma Rahmatika 
  7. Nadia Rizki Ramadhina  
  8. Adiba Sanie Nayyara 
  9. Millati Azka
  10. Aqilla Nadiva Salsa

Sejarah Qiraati

  • Pada 1963, ustadz H. Dachlan S.Z. mulai mengajar baca AL-Qur'an dengan menggunakan "Turutan".
  • Tidak puas dengan hasil yang dicapai dari Turutan, beliau mencoba meneliti beberapa buku pelajaran membaca Al-Qur'an.
  • Dari buku-buku yang ada dirasa kurang memenuhi kriteria untuk mengajar ilmu baca Al-Qur'an yang baik dan benar.
  • Gagasan menyusun metode sendiri.
  • Penyusunan melalui proses yang sangat panjang dilakukan dengan penelitian, pengamatan, dan percobaan. Sementara sejak awal penyusunan metode, beliau selalu menekankan kepada murid-muridnya untuk membaca dengan LANCAR, yakni CEPAT, TEPAT dan BENAR.
  • Nama Qiraati diberikan oleh dua orang, yakni Ustadz Achmad Djunaidi dan Ustadz Syukri Taufiq. Qiraati mengandung makna "bacaanku" (yang baik dan benar sesuai dengan kaidah bacaan yang bertajwid lagi tartil). Kemudian pada tahun 1970-an, buku Qiraati ditashih dan mendapatkan restu dari ulama besar Al-Qur'an, yakni K.H.Arwani Amin A.H.
  • Sejak saat itulah mulai dikenal umat Islam dan digunakan dalam mengajarkan ilmu bacaan Al-Qur'an. Dengan menggunakan metode Qiraati yang beliiau susun, beliau merintis Taman Kanak-Kanak Al-Qur'an pada tanggal 1 Juli 1986.

Visi Misi dan Ciri-Ciri Qiraati

Visi Qiraati

Mengbudayakan Membaca al-Quran dengan Tartil


Misi Qiraati

  1. Mengadakan pendidikan al-Quran untuk menjaga, memelihara kehormatan dan kesusian al-Quran dari segi bacaan yang tertil
  2. Menyebarkan ilmu dengan memberi ujian memakai buku Qiraati hanya bagi lambaga-lembaga/guru-guru yang taat, patuh, amanah dan memenuhi syarat-syarat yang ditentukan oleh koordinator
  3. Mengingatkan para guru agar berhati-hati jika mengajarkan al-Quran
  4. Mengadakan pembinaan para guru/calan guru untuk meningkatkan kualitas pendidikan pengajaran al-Quran
  5. Mengadakan Tashih untuk calon guru dengan obyektif
  6. Mengadakan bimbingan metodologi bagi calon guru yang lulus tashih
  7. Mengadakan tadarus bagi para guru ditingkat lembaga atau MMQ yang diadakan oleh koordinator
  8. Menunjuk/memilih koordinator, kepada sekolah dan para guru yang amanah/ profesional dan berakhlakul karimah
  9. Memotivasi para koordinator, kepada sekolah dan para guru senantiasa mohan petunjuk dan pertolongan kepada Allah demi kemajuan lembaganya dan mencari keridlaan-Nya.

Ciri-Ciri Qiraati

1. Tidak di dijual secara bebas
2. Guru-guru lewat tashih dan pembinaan
3. Kelas TKP/TPQ dalam disiplin yang sama.


Impetigo seringkali menyerang bayi dan anak-anak. Impetigo merupakan penyakit kulit yang menular ditandai dengan luka merah pada bagian wajah, sekitar hidung ataupun mulut. Penyebab dari impetigo adalah bakteri yang masuk ke dalam tubuh anak melalui kulit yang terluka atau pada anak dengan kulit sehat. Meskipun Impetigo dapat sembuh dengan sendirinya akan tetapi untuk mengurangi resiko komplikasi maka diperlukan pengobatan pada anak yang mengalami impetigo.

Pada beberapa kasus anak yang mengalami Impetigo yaitu ditandai dengan luka seperti melepuh. Meskipun tidak membahayakan akan tetapi komplikasi pada anak yang mengalami Impetigo mungkin terjadi. Inilah pentingnya peranan orang tua dalam melakukan pencegahan dan pengobatan (apabila anak sudah terserang Impetigo). Pada artikel kali ini akan dibahas mengenai jenis impetigo, ciri-ciri anak yang terserang impetigo, faktor yang menyebabkan anak terserang Impetigo, pencegahan yang bisa dilakukan dan tips pengobatan pada anak yang terserang Impetigo.
Jenis Impetigo

Impetigo merupakan penyakit yang sangat menular. Bahkan apabila mengenai luka atau barang yang dipegang.Impetigo dapat sembuh dengan sendirinya akan tetapi lebih baik segera melakukan pengobatan agar tidak terjadi penyebaran dan infeksi yang semakin buruk.

Impetigo memiliki beberapa jenis, berikut ini adalah jenis impetigo :
 
1. Impetigo Contagiosa

Jenis impetigo ini memiliki luka yang berwarna merah pada wajah dan seringkali nampak pada bagian mulut dan hidung. Pada jenis impetigo contagiosa luka akan cepat pecah, berair dan memiliki nanah bahkan pada kondisi kering akan mengalami kecoklatan. Impetigo Contagiosa tidak menimbulkan demam akan tetapi pembengkakan pada kelenjar getah bening. Impetigo mudah menular sehingga penyebaran infeksi ke bagian tubuh lebih mudah.
 
2. Bullous Impetigo

Jenis ini banyak menyerang anak di bawah 2 tahun. Mekipun impetigo sakit dan melepuh yang berisi cairan. Luka infeksi dapat menjadi koreng dan waktu untuk sembuh kembali lama ketimbang jenis impetigo lain. Bagian tubuh yang seringkali terserang bullous impetigo adalah badan, kaki dan lengan.
 
3. Ecthyma

Jenis impetigo yang dapat menyerang kulit dermis. Gejala anak yang mengalami impetigo jenis ini luka terasa sakit, memiliki cairan atau bernanah. Bekas luka akan sukar hilang meskipun sudah sembuh bahkan bisa hingga mengakibatkan pembengkakan kelenjar getah bening pada bagian tubuh yang terinfeksi.

Selain itu impetigo dapat mengakibatkan komplikasi meskipun jarang terjadi seperti Poststreptococcal glomerulonephritis (PSGN) yaitu radang ginjal yang berkembang akibat infeksi bakteri dan sering menyerang anak usia 6-10 tahun. Selanjutnya Cellulitis yang menyerang jaringan di bawah kulit dan akan menyebar ke getah bening dan masuk ke aliran darah. Adapula yang menyebabkan infeksi methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) yang kebal akan antibiotik. Terakhir dapat menyebabkan komplikasi yang menyebabkan warna kulit menjadi gelap atau terang.
 
Ciri- Ciri Anak Terserang Impetigo

Impetigo bukan merupakan penyakit yang membahayakan yang beruhubungan dengan sistem fatal anak akan tetapi Impetigo akan mengganggu kesehatan anak lebih serius apabila dibiarkan. Impetigo merupakan infeksi kulit yang disebabkan oleh kuman Staphylocovvus Aures yang menyerang anak-anak semua usia. Sedangkan pada anak usia 2-5 tahun umumnya disebabkan karena streptococcoli.Jenis kuman tersebut sangat mudah menular.

Pada anak yang terserang Impetigo akan mengalami luka yang merah pada area wajah kemudian pada sekitar hidung dan mulut anak. Bahkan menjadi tanda umum yang dialami oleh anak yang mengalami Impetigo. Apabila luka anak semakin parah maka luka akan pecah dan mengeluarkan nanah beberapa hari sehingga akan membentuk kerak yang berwarna coklat kekuningan atau borok pada area kulit.

Anak yang terserang kuman penyebab Impetigo dapat disimpulkan memiliki ciri-ciri seperti berikut ini :
  •  Kulit anak memiliki warna merah disertai dengan bintik kecil pada bagian muka, kepala dan tangan.
  • Pada bagian kulit yang sakit akan mengelepuh sehingga mengeluarkan cairan yang memiliki warna kuning madu dan semakin luas.
  • Anak yang terjangkit impetigo akan mengalami gatal di area warna merah di kulit.
  • Apabila sakit maka akan menjalar pada bagian tubuh ke bagian lainnya sehingga cairan akan melepuh.
  • Akan terjadi pembengkakan kelenjar getah bening yang terinfeksi pada daerah sekitarnya.
Faktor yang menyebabkan Impetigo

Impetigo merupakan penyakit yang disebabkan karena terjadinya infeksi bakteri. Meskipun demikian penyakit impetigo pada anak dapat terjadi karena adanya kontak dengan penderita. Penyakit ini sangat menular bahkan pada barang atau benda penderita impetigo sebelumnya.

Berikut ini adalah beberapa faktor yang menyebabkan penyebaran impetigo :
  • Ketika anak anda berinteraksi dengan kawan yang mengidap impetigo hingga memungkinkan terjadinya sentuhan langsung dengan luka impetigo dan menyebar.
  • Pada cuaca panas dan lembab infeksi impetigo lebih mudah menyerang anak-anak.
  • Pada kulit yang terkena luka sehingga memudahkan terjadinya infeksi bakteri penyebab impetigo masuk ke dalam kulit yang luka.
  • Anak yang menderita diabete dikarenakan lebih mudah terserang ecthyma yang lebih serius dari jenis impetigo.
Pencegahan Impetigo pada anak

Penyebaran impetigo dapat dilakukan pencegahan dengan cara menjaga kebersihan tubuh, diantaranya adalah :
  •  Mencuci tangan dan kaki dengan menggunakan sabu.
  • Apabila sudah bersentuhan dengan anak menderita impetigo segera untuk membersihkan tangan dengan menggunakan sabun.
  • Memotong kuku anak anda dengan rutin untuk menghindari infeki kuman impetigo.
  • Usahakan untuk tidak menyentuh hidung dan mulut ketika tangan anak anda kotor
  • Pada penderita impetigo barang-barang yang digunakan harus dipisahkan, cuci dengan menggunakan sabun dan air panas.
Pengobatan Impetigo pada anak

Untuk mendeteksi penyakit impetigo pada anak dokter akan melihat luka, tidak perlu melakukan tes laboratorium. Apabila anak menderita impetigo akan diberikan antibiotik untuk mengatasi penyebaran penyakit ini. Selain itu krim dan salep seringkali diberikan pada anak yang mengalami impetigo.

Pada luka yang tidak kunjung sembuh maka akan diambil sampel cairan pada luka untuk mengetahui jenis antibiotik yang sesuai dengan jenis impetigo tersebut. Walaupun pada dasarnya impetigo akan sembuh dengan sendirinya akan tetapi apabila tidak sembuh dan dibiarkan maka akan menyebabkan komplikasi yang lebih serius.

Dengan demikian impetigo adalah penyakit kulit yang disebabkan karena kuman, mudah sekali menyebar bahkan sangat sering menyerang usia anak-anak. Penyakit ini tidak berbahaya akan tetapi apabila sukar sembuh dan terjadi komplikasi akan membahayakan. Penyakit jenis ini sangat mudah dicegah dengan membersihkan diri dari bakteri dan selalu membersihkan diri ketika kontak langsung dengan yang menderita impetigo. Impetigo dapat disembuhkan dengan menggunakan antibiotik sesuai dengan anjuran dokter, obat yang diberikan berupa krim atau salep. Apabila sukar sembuh maka akan dilakukan test laboratorium untuk mengetahui jenis antibiotik yang sesuai dengan bakteri yang menyebabkan impetigo pada anak.
Sumber : bidanku.com

Ada kalanya, anak perlu mengalah. “Dengan mengalah, anak akan belajar berbagi, memahami perasaan orang lain, serta melihat situasi sosial sehingga bisa mengembangkan kemampuan sosialemosionalnya,” kata Rayi Tanjung Sari, M.Psi, psikolog anak. Dan, proses belajar mengalah ini menjadi bagian dari tahapan perkembangan sosial-emosional. Biasanya, hal ini mulai muncul ketika anak berusia sekitar 3 - 4 tahun, ketika ia sudah lebih baik memahami perasaan orang lain dan mulai belajar berempati. Dan, sikap mengalah ini memiliki sisi plus dan minus. Plusnya? anak belajar memahami orang lain atau situasi sosial yang ada di sekitarnya. Menurut Rayi, “Ini menunjukkan perkembangan emosi yang baik pada anak karena ia bisa mengontrol keinginannya. Tapi, kalau anak terus-menerus mengalah atau selalu diminta mengalah, hal ini bisa memengaruhi kepercayaan dirinya. Ia akan kurang memiliki sikap kompetitif dan kurang mampu berinisiatif karena biasanya mengikuti perintah/keinginan teman atau orang tua.” Bagaimana jika anak tidak mau mengalah? Ia tidak akan belajar berbagi/sharing. Juga, anak tidak akan belajar mengendalikan keinginannya pada situasi sosial tertentu.

Anak pun tumbuh menjadi anak yang egois karena keinginnya selalu dituruti. Di sisi lain, Rayi menambahkan, tanpa disadari, orang tua sering meminta kakak untuk mengalah pada adiknya. Jadi, Anda perlu mengajarkan kapan kakak perlu mengalah atau kapan tidak perlu. Karena, kalau kakak terus menerus diminta mengalah pada adik, lama-lama akan timbul rasa cemburu pada adik.  Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan saat mengajarkan mengalah pada anak:
  1. Saat berada di situasi yang mengharuskan mengalah, ajaklah anak untuk memahami situasi tersebut. Misalnya, saat bertengkar berebut mainan dengan adik, berikan pengertian pada kakak alasan ia perlu mengalah pada adik.
  2. Lakukan role play dengan anak mengenai berbagai situasi di mana ia perlu mengalah.
  3. Jangan memaksa anak untuk mengalah. Lihat kembali situasi yang yang dialaminya.
  4. Tetaplah bersikap netral. Misalnya, ketika anak bertengkar saat bermain bersama teman, sebaiknya Anda tidak langsung membelanya atau mengambil keputusan, tetapi ajak mereka berdiskusi dan mencari solusi bersama.
  5. Berikan apresiasi pada anak ketika sudah mengalah pada situasi yang tepat, seperti pelukan, ciuman, pujian.
Sumber : www.parenting.co.id

Nebeng liburan selain dapat mengobati kekecewaan anak karena Mama dan Papa tak bisa cuti, ternyata memiliki beberapa manfaat lain. Putu Pradnya Dewi Andani, psikolog dari Rumah TigaGenerasi, ada beberapa sikap yang dapat dilatih saat anak nebeng liburan dengan Tante, Kakek Nenek, atau keluarga temannya, yaitu:

1. Kemandirian.
Ini saatnya ia belajar lepas dari Mama dan Papa namun tetap di bawah pengawasan orang dewasa. Ia juga akan belajar menyiapkan segala hal sendiri.

2. Toleransi.
Anak harus menghabiskan waktu bersama sepupunya dan anggota keluarga lain. Ada beberapa kebiasaan yang bisa saja berbeda dengan di rumah. Ia akan belajar untuk toleransi dan berbagi dengan orang lain.

3. Tanggung jawab.
Saat tidak bersama dengan Mama dan Papa, anak harus bisa bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri. Misalnya, tidak tidur terlalu larut meskipun sedang berlibur. Atau tetap ingat untuk minum obat meskipun tidak ada Mama yang mengingatkan.
Sumber : www.parenting.co.id

Gigitan serangga ataupun sengatan lebah biasanya disertai dengan masuknya racun atau zat lain yang masuk kedalam tubuh korbannya. Akibat dari racun tersebut biasanya akan menimbulkan rasa nyeri, gatal dan terkadang hingga menimbulkan reaksi alergi. Sementara itu tingkat keseriusan reaksi setelah digigit atau disengat serangga bergantung pada tingkat sensitifitas seseorang (korban) terhadap racun atau karakter serangga tersebut dan seberapa sering korban digigit serangga.

Beberapa reaksi yang bisa ditimbulkan akibat gigitan ini biasanya berupa gatal, sensasi menyengat dan bengkak merah yang meninggalkan bekas pada kulit yang bisa hilang satu atau dua hari. Namun, demikian, ada juga reaksi yang tertunda dan akan menimbulkan demam, gatal-gatal, nyeri pada sendi hingga mampu menyebabkan pembengkakan kelenjar. Jangan pernah menyepelekan gigitan serangga tersebut. Jika dibiarkan begitu saja, maka bukan tidak mungkin racun serangga ini bisa menyebar keseluruh tubuh dan membahayakan kesehatan.

Reaksi yang akan dirasakan pada setiap korban yang digigit serangga tentunya akan berbeda, setiap orang bisa saja mengalami reaksi langsung ataupun reaksi tertunda, bahkan bukan tidak mungkin bisa saja mengalami kedua-duanya setelah digigit serangga atau disengat lebah. Selain itu, reaksi yang bisa ditimbulkan dari gigitan/sengatan serangga ini adapula yang dikategorikan amat parah (anafilaksis). Hanya sebagian kecil orang yang mengalami reaksi alergi anafilaksis terhadap racun serangga.
Adapun tanda dan gejala dari reaksi alergi parah (anafilaksis) ini diantaranya
  • Wajah Bengkak
  • Mual-mual
  •  Kesulitan Bernapas
  • Perut yang terasa nyeri
  • Penurunan tekanan darah dan sirkulasi (shock)
Reaksi seperti ini biasanya muncul sebagai akibat dari sengatan tawon, lebah dan semut api. Gigitan nyamuk, semut, kutu, laba-laba dan beberapa kalenjengking  juga dapat menyebabkan reaksi anafilaksi. Namun ketika gigitan/ sengatan serangga menyerang anda saat sedang beraktifitas baik dirumah maupun diluar rumah, maka tak perlu panik, lakukan cara berikut sebagai pertolongan cepat.
Berikut Pertolongan Cepat Saat Disengat/Digigit Serangga
  • Saat pertama kali diserang gigitan serangga, pindahkan korban kedaerah yang aman untuk menghindari jangkauan serangga yang bisa kembali menyerang.
  • Buang serangga atau lebah yang menyengat apabila masih menempel pada kulit. Hal ini untuk mengurangi atau mencegah pelepasan racun dalam jumlah yang lebih banyak.
  • Bersihkan bagian yang diserang serangga menggunakan sabun atau air.
  • Kompres daerah yang digigit atau disengat menggunakan es batu untuk mengurangi bengkak, nyeri dan peradangan yang ditimbulkan.
  • Cara lain yang banyak digunakan orang untuk meredakan bengkak yang ditimbulkan oleh gigitan atau serangan serangga adalah dengan mengoleskan pasta gigi. Dengan mengoleskan pasta gigi pada luka bekas gigitan maka akan mengurangi resiko iritasi. Rasa mint atau peppermint adalah rasa pasta gigi yang efektif mengobati gigitan serangga.
  • Jika nyeri yang ditimbulkan begitu menyiksa, sebaiknya minum obat pereda nyeri untuk meringankan rasa nyeri yang ditimbulkan akibat sengatan atau gigitan serangga. Atau anda bisa mengoleskan krim/ salep untuk meredakan rasa sakit dan gatal sebagai reaksi yang ditimbulkan oleh serangan serangga. Namun tentu saja, obat maupun salep ini tentunya harus sesuai anjuran dan resep dokter.
Berikut adalah beberapa pertolongan yang bisa anda lakukan saat anda ataupun orang sekitar mengalami serangan digigit atau disengat oleh serangga. Dengan mengetahui beberapa tips ini, maka anda akan tahu apa yang harus anda lakukan saat kondisi sepeti ini tiba-tiba terjadi. Dengan begitu tak akan ada lagi panik dan kalut saat kondisi ini terjadi.
Sumber : bidanku.com

Kualitas tidur yang baik tentunya amat diperlukan tubuh agar tetap merasa bugar. Sebaliknya kualitas tidur yang buruk seperti kurang tidur akan menyebabkan timbulnya banyak masalah pada kesehatan, seperti diantaranya akan timbul rasa lelah, rasa cemas yang berlebihan hingga memicu kenaikan berat badan atau yang lebih dikenal dengan obesitas. Kesulitan tidur tak hanya disebabkan oleh insomnia saja. Ada banyak hal yang bisa memicu seseorang mengalami kesulitan saat hendak tidur dimalam hari. Apa sajakah itu?
Berikut adalah beberapa penyebab seseorang mengalami gangguan tidur selain dari insomnia :

1.    Kurang Olahraga
Untuk sebagian orang, kesulitan tidur saat malam hari bisa dipicu karena kurangnya berolahraga. Bisa jadi penyebabnya adalah karena tubuh tidak merasa lelah sehingga tidak menjadikan tidur sebagai pilihan untuk beristirahat. Untuk mengatasi hal tersebut, sebaiknya mulailah melakukan sedikit gerakan olahraga seperti berjalan-jalan kecil atau melakukan jogging di sekitar area rumah saat sore hari, sehingga saat malam hari anda akan merasa sedikit lelah dengan begitu tubuh akan menuntut anda untuk beristirahat, sehingga tidur anda akan terasa lebih nyenyak dimalam hari.

2.    Terlalu Banyak Minum Air
Saat menjelang tidur dan anda terlalu banyak minum air serta tidak menyempatkan buang air kecil saat menjelang tidur. Kemungkinan anda tidak akan tidur dengan nyenyak dan cenderung akan mengalami masalah dengan kesulitan saat hendak tidur. Hal tersebut karena saat anda mengkonsumsi banyak air saat menjelang tidur maka kemungkinan anda akan terbangun tengah malam karena hasrat ingin buang air kecil yang tak bisa ditahan lagi. Selain itu, mengkonsumsi banyak air saat tengah malam cenderung akan membuat anda lebih mudah haus. Untuk itulah, sebaiknya minumlah air secukupnya, terutama saat menjelang tidur. Dan perhatikan pula jenis air yang anda minum, sebaiknya pilihlah air mineral yang lebih menyehatkan tubuh.

3.    Makan Terlalu Banyak
Saat perut dalam keadaan penuh dengan makanan, maka anda akan mengalami kesulitan tidur. Hal tersebut karena lambung memerlukan waktu untuk mencerna dan memproses makanan yang ada di dalam. Selain itu, perut yang penuh akan membuat anda kesulitan menemukan posisi yang nyaman saat hendak tidur.

4.    Kelaparan
Bukan saja banyak makan yang dapat membuat anda mengalami kesulitan tidur, namun juga rasa lapar yang berlebihan bisa menjadi bagian dari pemicu gangguan tersebut. Saat asupan makan yang masuk dalam tubuh anda tak mencukupi, terutama bagi anda yang sedang melakukan diet yang biasanya amat menjauhi jam makan malam. Kemungkinan anda akan mengalami kesulitan untuk tidur nyenyak. Kelaparan juga kerap kali mengganggu tidur seseorang dan membuat mereka terbangun di malam hari hanya untuk mencari makanan. Jika hal ini terjadi, bukan hanya gangguan tidur yang bisa anda dapatkan, namun juga resiko obesitas lebih besar menyerang tubuh anda.

5.    Stres
Poin terakhir yang dapat menyebabkan gangguan tidur selain insomnia adalah stress. Terlalu banyak memikirkan hal saat hendak tidur dapat membuat seseorang mengalami kesulitan untuk terlelap di malam hari. Dengan itu, sebaiknya, jernihkan pikiran anda dari semua masalah saat menjelang tidur. Memikirkan masalah-masalah yang anda alami, hanya akan membuat anda terjaga semalaman. Cobalah tunda sejenak semua masalah anda agar tidur anda bisa lebih nyenyak.
Sumber : bidanku.com

Saat ini banyak orang memilih asisten yang rumah tangga (ART) tidak tinggal di rumah, dari alasan bujet hingga rumah yang terlalu kecil sehingga tidak ada lagi kamar kosong. Para asisten ini datang dan pulang sesuai waktu yang disepakati bersama. Ada yang seharian (datang pagi pulang sore), tapi ada juga yang bekerja untuk waktu yang lebih singkat, 2-4 jam saja. Asisten seperti ini banyak bekerja di lingkungan apartemen, walaupun sekarang sudah banyak juga di lingkungan perumahan. Jika Anda memilih asisten seperti ini, cermati hal berikut:
  1. Cek di mana rumahnya, minta salinan KTP-nya. Ada baiknya Anda mendatangi rumahnya terlebih dahulu untuk memastikan kebenarannya. Perhatikan apakah dia tinggal bersama keluarganya atau kos bersama temannya. Berkenalanlah dengan keluarganya, minta nomor kontak mereka juga.
  2. Idealnya, rumahnya tidak jauh dari rumah Anda. Ya, kebanyakan, asisten yang pulang-pergi ini tinggal tidak jauh dari rumah tempat dia bekerja, atau masih dalam satu lingkungan. Ini sebenarnya memudahkan dirinya dan Anda, antara lain untuk menghindari keterlambatan dan tambahan biaya transportasi.
  3. Pastikan apakah gajinya sudah mencakup biaya transportasi, jika dia tinggal relatif jauh dari rumah Anda.
  4. Sepakati job description-nya sejak awal. Misalnya, apakah dia hanya membereskan rumah dan memasak saja, atau mengasuh anak dan beberes rumah, dll.
  5. Tentukan dari mula kapan dia harus datang. Lebih baik ada jadwal rutin, sehingga tidak menyulitkannya.
Sumber : www.parenting.co.id

“Sebaik-baik kamu adalah orang yang belajar Alquran dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari)

Dalam hadits di atas, terdapat dua amalan yang dapat membuat seorang muslim menjadi yang terbaik di antara saudara-saudaranya sesama muslim lainnya, yaitu belajar Alquran dan mengajarkan Alquran.  Berdasarkan hadits tersebut, belajar ataupun mengajarkan Alquran yang dapat membuat seseorang menjadi insan terbaik tidak lepas dari keutamaan membaca Alquran itu sendiri diantaranya alquran adalah sebaik baik ucapan, orang yang membaca Alquran akan disertai malaikat, mendapat syafaat, rahmat Alloh, mendapat kebaikan, ditinggikan derajatnya, dan keuntungan hidup lainnya.

Perwakilan Koordinator Qiroati Cabang Kota Semarang, Ustadz Amrulloh menyampaikan siswa untuk selalu membekali diri dengan Alquran walau sudah lulus SD. Mengingat banyaknya keutamaan belajar Alquran, dalam sambutannya Ustadz Amrulloh juga mengajak siswa untuk senantiasa membaca Alquran agar menjadi orang yang memakmurkan Alquran dan kelak akan beruntung.

Kegiatan Khotmil Quran dan Imtihan angkatan IX yang diselenggarakan Sekolah Dasar Islam Terpadu Bina Amal mengangkat tema “Mencetak Generasi Robbani Berakhlak Qurani” Minggu, (20/12) di Gedung Balaikota Semarang. Kegiatan tersebut adalah kegiatan rutin tahunan yang diagendakan setiap akhir semester. Sebelumnya khotmil quran dipadukan dengan kegiatan akhirusanah. Namun, dua tahun terakhir, khotmil quran diselenggaragakan terpisah dengan akhirusanah agar lebih khidmat.

Sebanyak 104 siswa SDIT Bina Amal mengikuti acara khotmil quran dan imtihan dengan khidmat yang terdiri dari 64 siswa kelas VI, 32 siswa kelas V, 5 siswa kelas IV, dan 3 siswa kelas 3.

Setelah khotmil quran, 104 siswa mengikuti imtihan ghorib dan tajwid dengan serius. Orang tua, guru atau tamu undangan boleh memberi pertanyaan kepada siswa untuk mengecek apakah siswa layak lulus ebtaq atau belum. Beberapa orang tua memberi pertanyaan kepada putra putrinya sendiri dan siswa lain, jika jawaban benar mereka memberi hadiah sesuai yang mereka siapkan. Pertanyaan dalam imtihan tersebut dibuat beragam, ada yang berbentuk lintingan, pertanyaan langsung dari penanya, dan pertanyaan acak dalam huruf a – z.

Santriwan terbaik satu sampai tiga berturut turut yaitu Gyda Marva Adriono, Fauzan Yusga Akmal, dan M. Athaullah Daffa Kusuma Mulia dengan nilai sama yaitu 93,75. Sedangkan santriwatinya yaitu Abira Nuuruz Zukhrufiana, Tazkia Nur Alfiya Rahma, dan Nurhaliza Bela Pratiwi dengan nilai sama yaitu 95. Selain itu, tercatat 2 santri termuda Qiroati SDIT Bina Amal atas nama I Gusti Ayesha Safa Gayatri dan Annisa Ayu Syafira dengan nilai 91,25.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh H. Joko Widodo SE (Ketua Yayasan Bina Amal), Ustadz Waimin SPd (Ketua Litbang Yayasan Bina Amal), Eko Suryanto SPd (Kepala SDIT Bina Amal), Bajuri SPd (Kepala SMPIT Bina Amal), Sa’diyah SPd (Kepala KBIT dan TKIT Bina Amal), Damar Warsihanto SSos (Ketua MS SDIT Bina Amal), Ustadz Amrulloh (Perwakilan Koordinator Qiroati Cabang Kota Semarang), Hj Musrini Puspowati MPd (Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Semarang Selatan), dan Drs Darlin (Pengawas PAI UPTD Kecamatan Semarang Selatan).

Kegiatan yang terselenggara atas kerjasama dari PT PSM Multi Tirta Prayasa, Bank Jateng Syariah, Bank Mandiri Syariah, Bank Muamalat, BMT Anda, dan beberapa donator ditutup dengan penyerahan syahadah Qiroati dan foto bersama.(Syams - Humas SDIT BA)

Pada anak yang sudah lebih besar, Anda bisa mengajarinya untuk selalu waspada pada kondisi di sekitarnya. Misalnya, dengan tidak berjalan di tempat umum sambil memainkan gadget. Anak yang sudah SD juga harus belajar memperhatikan lingkungan dan orang-orang di sekitarnya, seperti rute perjalanan, ciri-ciri tempat yang dilewati, dll. Itu dari sisi anak. Bagaimana dari sisi Anda mengamankan anak? Berikut beberapa hal yang harus diketahui:
  1. Pakaikan anak baju yang unik setiap kali keluar rumah.
  2. Hindari memakaikan perhiasan berlebihan pada anak.
  3. Hindari memakaikan atribut (pakaian, tas, perhiasan, dll) bertuliskan nama anak.
  4. Jika perlu, Anda boleh berseragam dengannya ketika pergi ke tempat umum.
  5. Selipkan kartu nama Anda di salah satu saku baju anak, atau tuliskan nama dan nomor kontak Anda di bagian dalam pakaiannya (misalnya, bagian dalam sepatu, kerah baju, dll).
  6. Selfie bersama anak sebelum pergi.
  7. Perhatikan kebiasaan anak, seperti di mana atau toko apa anak senang mampir.
  8. Selalu sepakati tempat bertemu dengan anak jika suatu waktu terpisah dari orangtua.
  9. Pada anak yang lebih kecil (balita), ingatkan bahwa jarak terjauhnya dari mama atau papa adalah maksimal 5 langkah besar.
  10.  Sewaktu-waktu, cek keberadaan anak, apakah Anda bisa melihatnya atau sebaliknya.
Sumber :  www.parenting.co.id

Berada di ketinggian, bagi kita mungkin terasa gamang dan menakutkan. Tapi tidak bagi anak anak. Tempat tinggi justru membuat mereka ingin menjulurkan kepala karena penasaran melihat apa yang ada di bawah. Beberapa kasus anak-anak yang terjatuh dari lantai atas mal terjadi karena mereka menjulurkan kepala ke bawah atau ingin meraih sesuatu yang tinggi (seperti gantungan hiasan mal) di pinggir pagar pembatas.

Tip Aman:
1. Hindari melihat sesuatu (misalnya, pertunjukan di lantai dasar) dari lantai atas mal. Anak-anak cenderung meniru perbuatan Anda. Ia bisa memanjati barang yang Ada di sekitar pagar pembatas karena penasaran ingin melihat apa yang terjadi di bawah. Dan karena keseimbangannya belum sempurna, risiko terjatuh lebih tinggi. Jika ingin melihat pertunjukan, lebih baik ajak anak turun ke lokasi pertunjukan.

2. Pastikan anak tidak bersandar atau bermain-main di pinggir pagar pembatas. Rata-rata pagar pembatas terbuat dari kaca yang bisa pecah jika terdorong. Berikan batasan satu langkah dari pagar pembatas sebagai batas aman di mana dia boleh berdiri.

3. Eskalator adalah tempat terbanyak yang menyebabkan anak-anak terjatuh di mal. Anak-anak senang menjulurkan kepala di sisi eskalator karena ingin melihat ke bawah. Berikan peringatan pada anak, jangan pernah menjulurkan kepala ke luar dari eskalator. Selain berisiko terjatuh ke bawah, kepala anak juga bisa terjepit pada tembok di atas.

4. Pegangan karet eskalator yang terus berjalan juga berbahaya dan bisa menyebabkan anak terjatuh. Sebuah kasus di Kalimantan terjadi karena anak berusia tiga tahun ‘terikut’ karet pegangan eskalator dan kemudian terjatuh ke lantai bawah.

5. Jika menggunakan tangga, ingatkan anak agar tidak bermain-main, berlari, melompat, atau saling mendorong di tangga.
Sumber : www.parenting.co.id

Impetigo seringkali menyerang bayi dan anak-anak. Impetigo merupakan penyakit kulit yang menular ditandai dengan luka merah pada bagian wajah, sekitar hidung ataupun mulut. Penyebab dari impetigo adalah bakteri yang masuk ke dalam tubuh anak melalui kulit yang terluka atau pada anak dengan kulit sehat. Meskipun Impetigo dapat sembuh dengan sendirinya akan tetapi untuk mengurangi resiko komplikasi maka diperlukan pengobatan pada anak yang mengalami impetigo.

Pada beberapa kasus anak yang mengalami Impetigo yaitu ditandai dengan luka seperti melepuh. Meskipun tidak membahayakan akan tetapi komplikasi pada anak yang mengalami Impetigo mungkin terjadi. Inilah pentingnya peranan orang tua dalam melakukan pencegahan dan pengobatan (apabila anak sudah terserang Impetigo). Pada artikel kali ini akan dibahas mengenai jenis impetigo, ciri-ciri anak yang terserang impetigo, faktor yang menyebabkan anak terserang Impetigo, pencegahan yang bisa dilakukan dan tips pengobatan pada anak yang terserang Impetigo.
Jenis Impetigo

Impetigo merupakan penyakit yang sangat menular. Bahkan apabila mengenai luka atau barang yang dipegang.Impetigo dapat sembuh dengan sendirinya akan tetapi lebih baik segera melakukan pengobatan agar tidak terjadi penyebaran dan infeksi yang semakin buruk.

Impetigo memiliki beberapa jenis, berikut ini adalah jenis impetigo :
1. Impetigo Contagiosa

Jenis impetigo ini memiliki luka yang berwarna merah pada wajah dan seringkali nampak pada bagian mulut dan hidung. Pada jenis impetigo contagiosa luka akan cepat pecah, berair dan memiliki nanah bahkan pada kondisi kering akan mengalami kecoklatan. Impetigo Contagiosa tidak menimbulkan demam akan tetapi pembengkakan pada kelenjar getah bening. Impetigo mudah menular sehingga penyebaran infeksi ke bagian tubuh lebih mudah.

2. Bullous Impetigo

Jenis ini banyak menyerang anak di bawah 2 tahun. Mekipun impetigo sakit dan melepuh yang berisi cairan. Luka infeksi dapat menjadi koreng dan waktu untuk sembuh kembali lama ketimbang jenis impetigo lain. Bagian tubuh yang seringkali terserang bullous impetigo adalah badan, kaki dan lengan.

3. Ecthyma

Jenis impetigo yang dapat menyerang kulit dermis. Gejala anak yang mengalami impetigo jenis ini luka terasa sakit, memiliki cairan atau bernanah. Bekas luka akan sukar hilang meskipun sudah sembuh bahkan bisa hingga mengakibatkan pembengkakan kelenjar getah bening pada bagian tubuh yang terinfeksi.

Selain itu impetigo dapat mengakibatkan komplikasi meskipun jarang terjadi seperti Poststreptococcal glomerulonephritis (PSGN) yaitu radang ginjal yang berkembang akibat infeksi bakteri dan sering menyerang anak usia 6-10 tahun. Selanjutnya Cellulitis yang menyerang jaringan di bawah kulit dan akan menyebar ke getah bening dan masuk ke aliran darah. Adapula yang menyebabkan infeksi methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) yang kebal akan antibiotik. Terakhir dapat menyebabkan komplikasi yang menyebabkan warna kulit menjadi gelap atau terang.
Ciri- Ciri Anak Terserang Impetigo

Impetigo bukan merupakan penyakit yang membahayakan yang beruhubungan dengan sistem fatal anak akan tetapi Impetigo akan mengganggu kesehatan anak lebih serius apabila dibiarkan. Impetigo merupakan infeksi kulit yang disebabkan oleh kuman Staphylocovvus Aures yang menyerang anak-anak semua usia. Sedangkan pada anak usia 2-5 tahun umumnya disebabkan karena streptococcoli.Jenis kuman tersebut sangat mudah menular.

Pada anak yang terserang Impetigo akan mengalami luka yang merah pada area wajah kemudian pada sekitar hidung dan mulut anak. Bahkan menjadi tanda umum yang dialami oleh anak yang mengalami Impetigo. Apabila luka anak semakin parah maka luka akan pecah dan mengeluarkan nanah beberapa hari sehingga akan membentuk kerak yang berwarna coklat kekuningan atau borok pada area kulit.

Anak yang terserang kuman penyebab Impetigo dapat disimpulkan memiliki ciri-ciri seperti berikut ini
  1.   Kulit anak memiliki warna merah disertai dengan bintik kecil pada bagian muka, kepala dan tangan.
  2. Pada bagian kulit yang sakit akan mengelepuh sehingga mengeluarkan cairan yang memiliki warna kuning madu dan semakin luas.
  3. Anak yang terjangkit impetigo akan mengalami gatal di area warna merah di kulit.
  4. Apabila sakit maka akan menjalar pada bagian tubuh ke bagian lainnya sehingga cairan akan melepuh.
  5. Akan terjadi pembengkakan kelenjar getah bening yang terinfeksi pada daerah sekitarnya.
Faktor yang menyebabkan Impetigo

Impetigo merupakan penyakit yang disebabkan karena terjadinya infeksi bakteri. Meskipun demikian penyakit impetigo pada anak dapat terjadi karena adanya kontak dengan penderita. Penyakit ini sangat menular bahkan pada barang atau benda penderita impetigo sebelumnya.

Berikut ini adalah beberapa faktor yang menyebabkan penyebaran impetigo :
  1.  Ketika anak anda berinteraksi dengan kawan yang mengidap impetigo hingga memungkinkan terjadinya sentuhan langsung dengan luka impetigo dan menyebar.
  2. Pada cuaca panas dan lembab infeksi impetigo lebih mudah menyerang anak-anak.
  3. Pada kulit yang terkena luka sehingga memudahkan terjadinya infeksi bakteri penyebab impetigo masuk ke dalam kulit yang luka.
  4. Anak yang menderita diabete dikarenakan lebih mudah terserang ecthyma yang lebih serius dari jenis impetigo.
Pencegahan Impetigo pada anak

Penyebaran impetigo dapat dilakukan pencegahan dengan cara menjaga kebersihan tubuh, diantaranya adalah :
  1.  Mencuci tangan dan kaki dengan menggunakan sabu.
  2. Apabila sudah bersentuhan dengan anak menderita impetigo segera untuk membersihkan tangan dengan menggunakan sabun.
  3.  Memotong kuku anak anda dengan rutin untuk menghindari infeki kuman impetigo.
  4.  Usahakan untuk tidak menyentuh hidung dan mulut ketika tangan anak anda kotor.
  5. Pada penderita impetigo barang-barang yang digunakan harus dipisahkan, cuci dengan menggunakan sabun dan air panas.
Pengobatan Impetigo pada anak

Untuk mendeteksi penyakit impetigo pada anak dokter akan melihat luka, tidak perlu melakukan tes laboratorium. Apabila anak menderita impetigo akan diberikan antibiotik untuk mengatasi penyebaran penyakit ini. Selain itu krim dan salep seringkali diberikan pada anak yang mengalami impetigo.

Pada luka yang tidak kunjung sembuh maka akan diambil sampel cairan pada luka untuk mengetahui jenis antibiotik yang sesuai dengan jenis impetigo tersebut. Walaupun pada dasarnya impetigo akan sembuh dengan sendirinya akan tetapi apabila tidak sembuh dan dibiarkan maka akan menyebabkan komplikasi yang lebih serius.

Dengan demikian impetigo adalah penyakit kulit yang disebabkan karena kuman, mudah sekali menyebar bahkan sangat sering menyerang usia anak-anak. Penyakit ini tidak berbahaya akan tetapi apabila sukar sembuh dan terjadi komplikasi akan membahayakan. Penyakit jenis ini sangat mudah dicegah dengan membersihkan diri dari bakteri dan selalu membersihkan diri ketika kontak langsung dengan yang menderita impetigo. Impetigo dapat disembuhkan dengan menggunakan antibiotik sesuai dengan anjuran dokter, obat yang diberikan berupa krim atau salep. Apabila sukar sembuh maka akan dilakukan test laboratorium untuk mengetahui jenis antibiotik yang sesuai dengan bakteri yang menyebabkan impetigo pada anak.
Sumber : bidanku.com

Membantah juga sering dilakukan anak. Kenapa? Rasa ingin tahu anak sudah sangat besar.

Penyebab: Sebenarnya, anak suka membantah karena sedang mencari pengalaman sekaligus belajar berhipotesis. Otak anak usia ini memang berkembang pesat dan pengetahuan yang dimilikinya juga sudah cukup banyak. Jadi, dia mau aplikasikan semua teori yang diterimanya. Ini benar atau tidak, ya? Ya, caranya menganalisis sesuatu juga sudah mulai berjalan. Misalnya, kok, di sana boleh melakukan hal ini dan di sini tidak boleh? Ia mulai membanding bandingkan sesuatu berdasarkan pengetahuan yang dimilikinya.

Lakukan ini! Pertama-tama, terimalah hal ini sebagai bagian dari tahapan perkembangan anak. Kedua, Anda harus sadar bahwa membantah bukan berarti anak tidak menghormati Anda. Sebab, membantah bisa juga berarti menyatakan ketidaksetujuannya terhadap sesuatu. Hanya saja, anak belum tahu cara menyatakan ketidaksetujuannya secara tepat. “Apalagi, kalau anak bersekolah di sekolah nasional plus atau sekolah internasional. Di sini, ia lebih bebas untuk mengeluarkan pendapatnya,” kata Rosdiana.

Tip: Jika anak sering membantah, tanyakan dulu mengapa ia melakukannya. Biarkan ia menjelaskan alasannya. Pada saat seperti ini, Anda dan anak harus sama-sama berkepala dingin. Ajarkan pula pada anak bahwa berbeda pendapat itu sah-sah saja dan ia boleh saja mempertahankan pendapatnya. Syaratnya? Lakukan dengan benar. Kalau ia melakukannya secara emosi, pasti hasilnya tidak benar.
Sumber : www.parenting.co.id

Belakangan, kasus kejahatan terhadap anak kembali marak. Data Komnas Anak terbaru menyebutkan, selama 6 bulan pertama di tahun 2015, sudah terjadi sekitar 40 kasus kejahatan terhadap anak. Salah satunya adalah penculikan. Data tersebut tentu menjadi semacam alarm bagi orang tua untuk meningkatkan kewaspadaannya dalam menjaga anak. Tak heran, jika belakangan ini, semakin banyak orang tua yang merasa perlu memasang monitor CCTV di penjuru rumahnya, memakaikan GPS tracker pada anak, hingga melakukan tes kepribadian pada calon pengasuh anak! Terdengar berlebihan? Tidak juga, kalau Anda menganggap keselamatan anak adalah yang utama.

Tapi, di atas semua tindakan pengamanan tersebut, ada satu hal yang tak boleh Anda lupa lakukan sebagai orang tua: Membekali anak dengan kemampuan untuk melindungi dirinya sendiri! Iya, karena itulah ‘kunci terakhir’ anak untuk menyelamatkan diri kalau-kalau semua tools yang Anda pasang ternyata tidak bekerja efektif. Bagaimana caranya? Simak paparan Anna Surti Ariani, SPsi, MSi, atau kerap disapa Nina, dalam kelas parenting “Is Stranger Danger?” yang diadakan TigaGenerasi beberapa waktu lalu.

Kenapa Anak?
Kenapa anak? Padahal, mereka hanyalah makhluk kecil tak berdaya yang polos dan tak berdosa. Rasanya, sulit membayangkan ada seseorang yang begitu tega menyakiti anak-anak. Tetapi justru sifat dasar anak anak yang pada umumnya tidak memiliki prasangka buruk, mudah dibujuk, atau dimanipulasi, serta masih memiliki banyak keterbatasan dalam hal kekuatan fisik, logika berpikir, dan keberanian, yang menjadi ‘pendorong’ seseorang untuk berbuat jahat kepada anak. Dan, menurut Nina, kalau diteliti lebih lanjut, ternyata ada berbagai motif yang bisa melatar belakangi terjadinya kejahatan pada anak, terutama penculikan. Beberapa di antaranya adalah, motif ekonomi, perebutan hak asuh anak, kelainan perilaku, balas dendam, dll.

Siapa Pelakunya?
Pelaku kejahatan pada anak bisa berasal dari anggota keluarga atau orang yang dikenal biasa terjadi pada kasus perceraian atau perebutan hak asuh, atau dendam serta orang lain yang non keluarga. Latar belakang motif penculikan biasanya masalah ekonomi (minta tebusan), untuk mengancam atau menakut-nakuti orang tua, perdagangan anak, kejahatan seksual pada anak, serta gangguan jiwa si pelaku.

Bekali Anak dengan Jurus Menghadapi Orang Asing
Menurut Nina, 1 hal yang paling harus dihindari orang tua adalah: Jangan katakan pada anak untuk tidak berbicara pada orang yang tak dikenal. Lho, kenapa? Karena, jika terjadi sesuatu pada anak di tempat umum, ia harus tahu caranya meminta tolong pada orang lain yang juga tidak dikenalinya. Jadi, yang harus Anda ajarkan adalah bahwa anak boleh bicara dengan orang asing ketika:
1. Sedang bersama dengan orang tua.
2. Orang tua memperkenalkan anak pada orang lain.
3. Orang tua menyebutkan bahwa orang itu adalah kenalan mama atau papa.
Sumber : www.parenting.co.id

Berteman menjadi salah satu prioritas dalam hidup anak praremaja. Tak mengherankan jika teman adalah segala-galanya baginya. Namun, bagaimana bisa anak terpaksa berpisah dari temannya?

Penyebab: Pada usia ini, anak sedang senang-senangnya nge-gang. Masalah akan muncul jika ia harus pindah sekolah atau keluar kota. Ini karena anak sudah keburu punya banyak teman. Bila tiba-tiba harus pindah, kadang sulit baginya untuk menjalin pertemanan di tempat yang baru. Padahal, ia butuh teman dalam kesehariannya.

Lakukan ini! Perkenalkan anak dengan tempat barunya secara perlahan-lahan. Mulailah dengan lingkungannya dulu, yakni lingkungan rumah dan sekolah. Bila ia belum bisa mendapat teman juga, Anda harus mempunyai back up. Apa itu? Melanjutkan aktivitas yang paling disukainya di kota lama. Bila anak suka main basket, cari klub basket. Dengan begitu, ia bisa mempunyai teman dan tidak merasa sendirian. Ingat, anak belajar dari pengalaman. Jangan sampai ia punya perasaan sulit diterima orang lain atau lingkungan hingga besar nanti. Padahal, sebenarnya ia bukan susah, melainkan memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan baru. Jadi, anak harus benar-benar dipersiapkan. Biarkan ia melakukan hal yang disukai agar lebih mudah masuk ke lingkungan barunya. Ini bisa menjadi semacam comfort zone untuknya. Itu sebabnya mengapa anak-anak SD penting untuk mempunyai hobi. Dengan memiliki minat sama, mudah baginya untuk mengobrol dengan anak lain. Jadi, ia tidak hanya mengandalkan teman rumah atau sekolah saja.

Ini saatnya untuk mulai menjadi teman anak-anak. Untuk itu, Anda harus tahu semua kesukaannya. Misalnya, lagu favorit anak. Jika ia suka Taylor Swift, kenali juga lagu-lagunya. Semua ini akan membangun rasa percaya anak kepada Anda. Jadi, begitu ada masalah, ia akan menceritakannya kepada Anda. Anak usia ini senang berteman. Hanya saja, dalam pertemanannya, kadang-kadang timbul masalah. Kalau temannya marah, ia langsung down. Di sini, Anda harus berperan sebagai temannya.
Sumber : www.parenting.co.id


Class meeting hari kedua SD IT Bina Amal semakin seru. Ada penampilan spesial dari kakak SMP IT Bina Amal, dari nasyid sampai ustadz kecil. 

Menampilkan beberapa lagu serta diisi dengan berbagai game sampai penyampaian motivasi sehingga siswa siswi Bina Amal tidak bosan ke Sekolah untuk menunggu pembagian raport. 

Class meeting menjadi menyenangkan sehingga siswa siswi sejenak melupakan rutinitas biasanya.



Galeri Foto : 





Meskipun tinggal di asrama, siswa siswi SMP IT Bina Amal sangat diperhatikan terutama kesehatan agar tidak jatuh sakit. Bagaimanapun kondisi jauh dari orangtua tidak menjadikan siswa siswi kekurangan perhatian terutama dalam hal penting yaitu kesehatan.

SMP IT Bina awal melalukan secara rutin check up kesehatan. Tujuannya untuk mengetahui kondisi terkini siswa siswi.

SMP IT Bina Amal memiliki ruang unit kesehatan dengan fasilitas yang cukup lengkap. Dengan perlengkapan obat-obatan sebagai pertolongan pertama.


Galeri foto :



Sebuah penelitian yang dilakukan oleh The Harvard Graduate School of Education bekerja sama dengan The National Foundation for Teaching Entrpreneurship mengemukakan bahwa anak anak muda yang diajarkan mengenai wirausaha menunjukkan perubahan perilaku positif dan keinginan untuk sukses. Mereka juga cenderung lebih fokus terhadap pelajaran akademis, meraih prestasi, mengejar cita-cita, dan memiliki jiwa kepemimpinan. Berikut lima langkah sederhana yang bisa Anda coba lakukan untuk memupuk jiwa wirausaha pada anak.

1. Ajak anak melakukan brainstorming
Banyak produk dan inovasi yang berasal dari ide-ide ‘liar’ Jadi, jangan batasi anak dalam berpikir dan mengutarakan pendapat. Biarkan mereka memiliki mimpi yang besar untuk menciptakan sesuatu.

2. Latih mereka untuk menuliskan tujuan
Mereka sudah memiliki mimpi yang besar. Sekarang harus membantu mereka menuliskannya, entah di selembar kertas yang ditempel di dinding kamar, atau diketik di tablet. Dengan menuliskannya, anak akan belajar fokus terhadap tujuannya dan mempertanggungjawabkan apa yang ingin dicapainya.

3. Bantu anak melihat peluang di balik sebuah kegagalan
Mendukung anak saat ia sukses sudah tentu harus dilakukan. Namun, bagaimana jika suatu saat ia mengalami kegagalan? Cara berpikir seorang pengusaha berbeda dengan orang biasa. Ia harus dapat melihat peluang yang terbuka ketika gagal mencapai sesuatu. Tugas Anda sebagai orang tua adalah tetap menumbuhkan rasa optimistis dalam dirinya.

4. Perkenalkan anak kepada sebuah perencanaan bisnis
Business plan? Wah, apa tidak terlalu rumit, ya? Tak perlu sampai membuat tabel-tabel dan kurva-kurva yang membingungkan. Cukup sebuah rencana bisnis sederhana sehingga anak mengerti sistem. Misalnya, bila anak ingin berjualan gelang manik-manik hasil karyanya, ajak ia membuat perencanaan besar modal yang dibutuhkan, target customer, harga jual, lama waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan sebuah gelang, dll.

5. Jadilah investor untuk usahanya
Dukung anak memulai bisnis impiannya dengan menginvestasikan sejumlah dana. Bukan sekadar memberikan uang, tetapi anak harus dapat mengembalikan modal yang Anda berikan. Bertindaklah seolah-olah seperti seorang klien yang akan mengevaluasi bisnis anak.
Sumber : parenting.co.id

Native speaking sangat penting bagi siswa untuk membiasakan diri berbicara dengan bahasa asing. Dengan seringnya berbicara akan menambah penguasaan bahasa tersebut.

Bina Amal sangat memperhatikan hal ini. Kedatangan guru dari negara aslinya akan membantu siswa dari pengucapan maupun penguasaan bahasa.

Membutuhkan niat dan kerja keras dalam menguasai bahasa asing. Tetapi kebutuhan global, siswa sangat perlu untuk mempelajarinya.


Galeri Foto :




Setelah menempuh ujian akhir semester, saatnya siswa merilekskan pikiran. Class meeting yang menyenangkan hadir menyambut siswa Bina Amal yang telah dilaksanakan pada Selasa tanggal 15 Desember 2015.

Berbagai kegiatan dilaksanakan yaitu tarik tambang. Permainan tradisional ini membutuhkan kerja sama tim.

Beberapa manfaat dari Class meeting antara lain:
  1. Menyalurkan bakat dan minat siswa dalam bidang tertentu.
  2. Mempererat tali silaturrahmi siswa antar kelas.
  3. .Mencari bibit prestasi dibidang ekstrakurikuler.
  4. Melatih mental bersaing yang sehat antar sesama siswa

Istilah Kecakapan Hidup (life skills) diartikan sebagai kecakapan yang dimiliki seseorang untuk mau dan berani menghadapi problema hidup dan penghidupan secara wajar tanpa merasa tertekan, kemudian secara proaktif dan kreatif mencari serta menemukan solusi sehingga akhirnya mampu mengatasinya (Dirjen PLSP, Direktorat Tenaga Teknis, 2003). 

Life skill sangat penting bagi siswa terutama dalam persaingan global. Karena menuntut siswa tidak hanya pintar secara akademik tetapi memiliki keahlian atau kemampuan lainnya.

Banyak kegiatan yang menunjang life skill. SMP IT Bina Amal mendukung siswa untuk menggali kemampuannya serta berkreasi.

Harapannya siswa lulusan Bina Amal tidak hanya baik secara akademik tetapi memiliki kemampuan yang bermanfaat.


Galeri foto :














MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget